-->

Nonton Anime Corpse Party Bahasa Indonesia

Sinopsis anime Corpse Party – Menceritakan tentang sebuah ritual sesad yang menyebabkan beberapa murid SMA terjebak ke dalam ruang dimensi atau lebih tepatnya pada bangunan tua SD Tenjin atau SD Penghuni Surga.

Nonton Anime Corpse Party Sub Indo

Para murid yang sudah terjebak sudah dipastikan tidak bisa keluar dari bangunan itu dan satu-satunya jalan yakni menghancurkan ruang dimensi dengan cara menenangkan beberapa arwah yang berada disana.

Apakah mereka semua bisa keluar dari bangunan terkutuk itu? Mengingat pada bangunan itu terdapat makhluk ghoib yang bergentayangan? Simak aja terus pokoknya ya!

Namun sebelum itu dan biar gak bingung mari kita bahas mengenai backstory tentang penyebab SD Tenjin bisa menjadi tempat terkutuk yang memakan banyak korban jiwa!
Pada sekolah dasar bernama Tenjin terdapat seorang perawat cantik bernama “Yoshie, Shinozaki” meskipun sudah memilik anak akan ketapi Yoshie ini masih terlihat muda dan disukai oleh anak-anak yang ada di SD Tenjin.

Bahkan karena saking mempesonanya membuat kepala sekolah pun jadi jatuh cinta kepada dirinya, dikarenakan rasa cinta yang sudah menggebu-gebu ketika hari menjadi sore kepala sekolah pun ingin melakukan *ehem* dengan si Yoshie ini.

Namun dikarenakan Yoshie sudah punya suami dirinya pun langsung menolak dengan keras akan ajakan itu, kepala sekolah yang gak terima karena ajakanya ditolak langsung mengejar Yoshie dengan sekuat tenaga.

Namun sayang akibat tindakanya justru membuat Yoshie terjatuh dari atas tangga yang hingga pada akhirnya meninggal akibat lehernya yang patah.

Diwaktu yang sama ketika Yoshie meninggal tidak sengaja “Sachiko” selaku anak dari Yoshie pun melihat semua kejadian yang ada, bahwa meninggalnya Yoshie selaku ibunya itu disebabkan oleh kepala sekolah.

Nahh karena Sachiko telah menyaksikan semua kejadian, kepala sekolah pun memutuskan untuk membungkam Sachiko dengan cara membunuhnya tepat didepan jasad milik ibunya.

Dan hingga pada akhirnya Sachiko beserta ibunya pun meninggal ditempat yang sama dan dibunuh oleh orang yang sama yakni kepala sekolah SD Tenjin, agar supaya tidak ada barang bukti, kepala sekolah pun mengubur Sachiko diruang bawah tanah.

Namun arwah Sachiko yang tidak tenang terus menterror kepala sekolah melalui mimpi setiap malamnya, pak kepala sekolah yang sudah kena mental langsung menggali kuburan Sachiko serta memotong lidahnya agar supaya Sachiko tidak menterror melalui mimpi.

Namun sayang bahwa usaha yang dilakukan oleh kepala sekolah ternyata sia-sia, semakin besar rasa balas dendam suatu arwah maka semakin besar pula kekuatan yang akan didapatkan.

Baca juga: Nonton Anime Another Part 1 Bahasa Indonesia

Agar supaya ibunya tidak kesepian Sachiko terus menterror kepala sekolah beserta adiknya pak kepala sekolah untuk membunuh semua murid yang ada di SD Tenjin, kenapa?

Biar para murid yang meninggal bisa menemani ibunya Sachiko pada dimensi lain dan beberapa diantaranya terdapat Kano Yuuki, Yoshizawa Ryou, dan juga Tokkiko Tsuji.

Tidak kuat karena Sachiko terus menterror melalui mimpi, pak kepala sekolah pun memutuskan untuk bunuh diri dari atas gedung sementara adiknya menggantung dirinya sendiri, yang hingga pada akhirnya seluruh murid dan juga guru yang ada di SD Tenjin pun dikabarkan telah meninggal dunia~

Dikarenakan banyak orang meninggal tanpa suatu penyebab yang jelas, orang-orang pun sepakat untuk menganggap kejadian ini sebagai kasus pembunuhan berantai dan agar supaya insiden ini tidak terulang kembali pemerintah setempat memutuskan untuk merubuhkan bagunan itu.

Dikarenakan kasus pembunuhan berantai pada SD Tenjin marak dibicarakan, Kibiki Kou selaku seorang novelis pun ingin meneliti lebih lanjut akan kejadian itu.

(siapa tau bisa dibikin cerita novel)

Ditemani oleh muridnya bernama Naho, mereka berdua pun mulai berjelajah pada bangunan SD Tenjin yang sudah dirubuhkan yang hingga pada akhirnya mereka berdua berhasil masuk ke dimensi lain dimana bangunan SD Tenjin masih berdiri kokoh.

Namun meskipun telah berhasil masuk mereka bedua belum menemukan cara untuk keluar dari ruang dimensi, dikarenakan Naho merupakan penulis blog terkenal dan ingin membuat Kibiki, Kou selaku gurunya bangga Naho pun menulis sebuah ritual bernama “Sachiko Everafter” pada blog pribadinya.

Dimana ritual “Sachiko Everafter” dipercaya dapat membuat persahabatan dapat bertahan hingga selama-lamanya, akan tetapi pada kenyataanya ritual tersebut aslinya adalah “Spirit in Everafter” dimana ritual ini dapat membuat seseorang atau sekelompok orang mati ditempat mereka berada.

Atau secara sederhana ritual “Spirit ini Everafter” itu dapat membuat orang mati ditempat dia berada, dan Naho selaku penulis blog sengaja mengubah ritual itu agar supaya orang-orang juga terjebak pada ruang dimensi sama seperti dirinya, kenapa?

(Ya karena Naho ingin membuat gurunya bangga, soalnya Naho ini telah jatuh cinta kepada gurunya)

Dan benar saja berkat ritual sesad yang ditulis oleh Naho membuat beberapa kelompok murid dari berbagai macam sekolahan pun terjebak pada ruang dimensi.

Mengingat pada ruang dimensi terdapat arwah anak SD yang tidak tenang atau korban pembunuhan membuat seluruh orang yang baru aja masuk pun menjadi kena mental yang hingga pada akhirnya semua orang yang ada diruang dimensi pun saling membunuh satu sama lain.

Begitu juga dengan Naho, akibat dirinya merasa stress akibat tidak bisa keluar dari ruang dimensi sekaligus terpengaruh oleh arwah para korban pembunuhan tanpa disadari dirinya telah membunuh Kibiki Kou selaku guru pujaan hatinya yang hingga pada akhirnya Naho pun juga ikut mati akibat bunuh diri.

Oh iya, karena meninggalnya akibat kena mental disini Naho pun tidak sadar bahwa dirinya telah membunuh gurunya sendiri dan juga Naho menjadi salah satu penunggu pada ruang dimensi~

Itu adalah asal usul SD Tenjin atau SD penghuni surga, sebenarnya backstorynya itu harus diceritain diakhir sih cuman biar kalian gak bingung makanya saya jelasin diawal aja dan tanpa basi-basi lagi mari kita langsung menuju ke alur cerita utamanya~

Cerita bersetting pada malam hari dimana sekumpulan murid SMA telah selesai menggelar festival sekolahan, dikarenakan gabut gak tau ngapain sembari beristirahat mereka pun bercerita mengenai kasus pembunuhan berantai SD Tenjin atau lebih tepatnya kisah milik ibunya Sachiko.

Secara singkat setelah bercerita secara tiba-tiba lampu dikelas pun mendadak mati dan terdengar suara pintu yang perlahan-lahan mulai terbuka, mengira bahwa itu adalah ulah hantu, ehh gak taunya orang itu adalah “Yui-sensei” selaku guru pada sekolahan itu.

Tujuan Yui-sensei datang kemari yakni menyuruh mereka untuk segera pulang berserta mengantarkan adiknya “Satoshi” yang bernama “Yuka”.

Biar gak bingung kalian cukup hafal 3 karakter yakni Satoshi selaku karakter utama, dan Naomi sekaligus Ayumi selaku heroin pada seri anime ini.

Nahh dikarenakan temanya Naomi yang bernama Seiko akan pindah sekolah disini Ayumi pun ingin melakukan ritual “Sachiko Everafter” dimana ritual ini katanya bisa membuat persahabatan dapat bertahan selama-lamanya.

(jadi walaupun pindah sekolah tuh tetep sahabat forever lah)

Berdasarkan artikel yang ditulis pada blog milik Naho untuk menjalankan ritual ini dibutuhkan sebuah boneka kertas yang nantinya akan disobek sesuai dengan jumlah perserta.

Tek-tek-tek-tek-tek setelah selesai merapalkan mantra mereka pun menyobek boneka kertas menjadi 9 bagian, kertas sobekan ini harus disimpan dan juga dapat digunakan sebagai jimat pelindung.

Namun tepat ketika boneka disobek secara tiba-tiba terdapat gempa dan badai petir yang mengakibatkan mereka semua terteleport ke dalam ruang dimensi.

(Yep semua ini disebabkan oleh ritual sesad yang ditulis pada blog milik Naho)

Biar kalian ada gambaran saya akan memberitahu mengenai keadaan di ruang dimensi, jadi ruang dimensi itu terbentuk karena arwah yang tidak tenang dari korban pembunuhan.

(beberapa diantaranya ada Sachiko, Kano Yuuki, Yoshizawa Ryou, dan juga Tokikko Tsuji.)

Akibat banyak arwah yang tidak tenang membuat pikiran atau mental orang yang masuk ke ruang dimensi langsung menjadi drop, jika udah kena mental atau putus asa maka secara otomatis orang itu akan kerasukan.

Banyak orang yang terjebak dan meninggal di ruang dimensi akibat ritual sesad pada blog milik Naho beserta terror Sachiko melalui mimpi pada masa lalu, dan meskipun peserta berada ditempat yang sama akan tetapi tidak ada jaminan bahwa orang itu akan bertemu, kenapa?

(karena mereka berada didimensi yang berbeda, ibarat kata beda server lah meski tempatnya sama)

Dan yah, Itu adalah gambaran mengenai kondisi ruang dimensi, mari kita lanjut ke alur ceritanya, nah disini sudut padang dibagi menjadi 4 bagian, bagi kalian yang pengen langsung ke intinya bisa langsung simak pada sudut padang milik “Ayumi” dan “Khisinuma”.

Tapi bagi kalian yang gabut dan pengen liat versi lengkapnya mari kita mulai dari sudut padang “Naomi” terlebih dahulu.

Setelah terteleport ke ruang dimensi akhirnya Naomi pun tersadar dari pingsanya, meskipun mereka semua terteleport dibangunan yang sama akan tetapi Naomi hanya ditemani oleh Seiko selaku murid yang akan pindah.

Karena bangunan SD Tenjin terlihat horor dengan cepat mereka pun segera mencari jalan keluar, tek-tek-tek-tek-tek setelah berjalan kesana kemari akhirnya mereka pun sampai ke pintu utama, namun sayang ketika dibuka pintu tersebut dalam keadaan terkunci rapat.

Nahh mengingat kakinya Naomi terkilir akibat terteleport tadi dan sebagai teman sejati Seiko pun mengantarkanya menuju ke ruang UKS dan karena Seiko ini kebelet buang air kecil dirinya pun meminta ijin pergi ke toilet meninggalkan Naomi diruang UKS sendirian.

Sebenarnya Naomi pengen pergi bersama namun dikarenakan kakinya sakit dirinya pun dilarang keras oleh Seiko, biar istirahat diruang UKS aja lah.

(pergi deh Seiko)

Tepat ketika Seiko pergi dan mengingat ibunya Sachiko dulu merupakan seorang perawat disini muncul arwah milik “Yoshie” selaku ibu dari Sachiko, tentu dong melihat hantu tepat didepan matanya membuat tubuh milik Naomi pun tidak bisa digerakan.

Baca juga: 7 Rekomendasi Anime Horror Terseram, Penakut? Ya Nonton Aja

Akan tetapi berkat “the power of panik” membuat Naomi pun bisa segera pergi dari tempat itu, diwaktu yang sama ketika Naomi melihat hantu, Seiko pun juga langsung diterror dengan cara diperlihatkan beberapa orang yang terbunuh pada ruang dimensi.

(langsung lari deh)

Hingga pada akhirnya Seiko pun bertemu dengan Naomi kembali, namun sayang bukanya senang justru Naomi langsung mencaci maki Seiko akibat telah meninggalkanya di ruang UKS sendirian.

Seiko yang sakit hati karena selama disekolah Naomi tidak pernah marah langsung segera lari sembari meneteskan air mata, dikala suasana sudah menjadi tenang dan setelah merenung sejenak Naomi pun segera mencari Seiko untuk mengucapkan permintaan maaf.

Namun sayang bahwa Seiko ini ditemukan gantung diri di toilet akibat merasakan sakit hati yang sangat dalam yang hingga pada akhirnya Seiko pun kini telah meninggal dunia.

(lah kenapa kok bunuh diri)

Ya itu tadi, akibat terdapat “mental terror” diruang dimensi dan barang siapa yang merasa putus asa maka secara otomatis dirinya akan kena mental, atau kerasukan lah.

(langsung syok deh melihat temanya yang mati akibat dirinya)

Dengan begini maka jumlah peserta masih tersisa 8, oke kita lanjut ke sudut padang guru mereka yang bernama “Yui-sensei”.

Tepat ketika Yui-sensei terteleport ke ruang dimensi dirinya menemukan sebuah koran lama yang memuat berita mengenai kasus pembunuhan berantai pada SD Tenjin.

Secara singkat setelah jalan-jalan sembari membaca koran dirinya pun bertemu dengan “Mayu” selaku adiknya si Morishige.

Anehnya bukanya takut sama hantu, justru Mayu malah senang ketika berbicara dengan para arwah korban pembunuhan, bahkan karena saking senangnya Mayu berjanji akan berada di ruang dimensi untuk selama-lamanya.

Yui-sensei yang sadar bahwa Mayu telah dihasut langsung berusaha membujuk Mayu agar supaya dirinya bisa segera sadar, akibat Yui-sensei bilang bahwa Mayu merupakan murid berharga membuat arwah dari korban pembunuhan pun langsung menjadi emosi.

Dan tanpa basi-basi lagi para arwah ini langsung menyeret Mayu keluar yang hingga pada akhirnya Mayu meninggal akibat tubuhnya ditabrakan ke arah tembok~

(langsung syok deh)

Dengan begini jumlah peserta saat ini menjadi 7 yah, oke kita lanjut ke sudut padang MC kita yang bernama “Satoshi”.

Sama seperti Yui-sensei diawal-awal bahwa Satoshi juga menemukan koran lama yang memuat tentang kasus pembunuhan SD Tenjin namun bedanya Satoshi ditemani oleh Yuka selaku adiknya sendiri.

Dikarenakan Yuka kebelet buang air kecil mereka berdua pun segera mencari toilet terdekat, tak disangka dikala perjalanan mereka bertemu dengan “Morishige” selaku teman kelas dari Satoshi.

Anehnya bukan takut karena terjebak dibangunan misterius justru Morishige ini malah asik mempotret mayat yang sudah tidak berbentuk manusia lagi, atau cuman organ tubuh doang lah.

Dan buat yang gak sadar, bahwa Mayat ini adalah mayatnya Mayu selaku adiknya sendiri, tapi disini Morishige belum sadar ya.

Karena tujuan Satoshi dan Yuka mencari toilet disini mereka semua pun memutuskan untuk berpisah, toh Morishige juga pengen nyari si Mayu, sebelum pergi Morishige pun berpesan untuk berhati-hati terhadap hantu pada bagunan ini.

Secara singkat setelah mencari kesana kemari Morishige sama sekali tidak dapat menemukan Mayu, agar supaya pikiran menjadi tenang dirinya pun melihat beberapa foto mayat yang telah ia foto.

Pada awalnya Morishige sangat senang ketika melihat foto para mayat, namun semua itu berubah ketika Morishige melihat sebuah aksesori pada organ mayat dimana aksesoris itu adalah milik Mayu selaku adiknya sendiri~*wayalah*

Mengetahui bahwa adiknya telah tiada seketika membuat Morishige pun langsung menjadi syok, dan berkat efek “mental terror” Morishige yang sangat senang melihat mayat kini memutuskan untuk menjadi seorang wibu psikopth, kenapa?

Ya biar bisa liat mayat lebih banyak lah, mengingat jikalau menjadi wibu psikopth bisa bunuh-bunuh tanpa pamrih, bisa liat mayat segar lah~*anjays*

Diwaktu yang sama ketika Morishige sudah menjadi wibu psikopth, Satoshi bersama Yuka masih sibuk dalam mencari toilet dan tidak sengaja mereka pun bertemu dengan gadis kecil berbaju merah dimana anak ini katanya juga terjebak pada ruang dimensi.

Nahh dikarenakan Yuka kebelet buang air kecil gadis kecil berbaju merah pun menawarkan diri untuk menemaninya dalam mencari toilet, karena gadis berbaju merah kebetulan juga seumuran denganya, setuju deh mereka.

Sembari menunggu Yuka mencari toilet Satoshi pun berkeliling pada area sekitar dan tidak sengaja dirinya menemukan sebuah buku dimana didalamnya terdapat kertas robekan dari boneka kertas.

Yepp, kertas itu adalah milik murid dari sekolahan lain yang juga terjebak di ruang dimensi akibat melakukan ritual sesad.

Tepat ketika Satoshi masuk ke ruangan terdengar suara Yuka yang berteriak akibat dirinya melihat sebuah penampakan, namun anehnya ketika Satoshi ingin menghampiri Yuka secara tiba-tiba pintu masuknya tidak bisa dibuka~*wayalah*

Dan yepp semua ini adalah ulah gadis berbaju merah yang tak lain dan tak bukan gadis itu adalah Sachiko, ilang deh Sachiko.

Diwaktu yang sama ketika melihat penampakan, Yuka pun langsung lari akibat merasa ketakutan, dikala masuk ruangan tidak sengaja dirinya bertemu dengan Morishige selaku teman kelasnya si Satoshi.

Namun dikarenakan Morishige udah kena mental dan jadi wibu psikopth dirinya justru malah ingin segera membunuh si Yuka, untungnya ketika lari Yuka bertemu dengan seorang pria tampan yang bernama Yuyya.

Melihat Yuka yang dikejar sama Morishige, Yuuya pun memutuskan untuk melindunginya!

Secara singkat setelah melakukan baku hantam dan dengan sedikit usaha pada akhirnya Yuka pun behasil membunuh Morishige selaku si wibu psikopth~

Ehh gak taunya, Yuuya ini juga wibu psikopth, langsung lari lagi dek Yuka!

Dengan begini berarti pesertanya tinggal 6 orang ya, oke lanjut!

Mengetahui bahwa Yuka sedang dalam bahaya dengan cepat Satoshi pun langsung segera mencari jalan keluar dan tidak sengaja dirinya bertemu dengan Naho selaku orang yang menulis ritual sesad.

Agar Satoshi kena mental disini Naho berusaha untuk menghasutnya, namun dikarenakan Satoshi merupakan karakter utama kata-kata hasutan dari Naho pun tidak mempan kepada dirinya~anjays.

Karena mental dari Satoshi sangat kuat dan daripada buang-buang waktu Naho pun memutuskan untuk menteleportnya ke ruang dimensi yang sama dengan si Yuka.

“Meskipun kemungkinan besar adiknya akan meninggal juga”~ ucap si Naho.

Namun bukanya bertemu Yuka, Satoshi justru malah bertemu dengan Naomi selaku wanita pujaan hatinya, langsung dipeluk deh~

Sembari menangis Naomi pun bercerita bahwa secara tidak langsung dirinya telah membunuh si Seiko akan tetapi dengan cepat Satoshi bilang bahwa semua ini bukan salahnya, salahin pemerint---

Nahh mengingat Yuka sedang dalam bahaya dari sinilah perjalanan Naomi dan Satoshi dalam mencari Yuka pun dimulai~

Oke tinggal sisa 2 karakter yang belum diceritain nih dan tanpa basi-basi mari kita langsung bahas aja!

Tepat ketika terteleport ke ruang dimensi “Ayumi” dan juga “Kishinuma” pun langsung dihadapkan dengan arwah anak kecil dikarenakan energi negatif dari arwah itu terlalu besar membuat kepala milik Ayumi dan Kishinuma pun rasanya ingin segera pecah.

Namun untungnya secara tiba-tiba arwah itu mendadak hilang entah pergi kemana, tepat ketika arwah menghilang munculah arwah milik Naho selaku penulis ritual sesad.

Ayumi yang tahu bahwa itu Naho langsung segera pergi untuk mengikutnya, setelah sampai ke ruang perpus Ayumi pun bertanya tentang bagaimana cara untuk keluar dari ruang dimensi.

Naho pun bilang bahwa dirinya tidak tau akan hal itu karena ya Naho sendiri juga meninggal di dalam ruang dimensi akan tetapi meskipun begitu Naho tahu cara untuk menghancurkan ruang dimensi.

Cara itu yakni menenangkan arwah yang bergentayangan pada bagunan ini~

Tek-tek-tek-tek-tek secara singkat setelah mendapatkan petunjuk dari Naho, Ayumi dan Kishinuma pun berhasil menenangkan 3 arwah selaku murid SD dari korban pembunuhan.

Cara itu yakni mengembalikan bagian tubuh yang hilang dari para korban, karena selain dibunuh mayat mereka juga dimutilasi seperti dipotong lidahnya, dicungkil matanya dan lain sebagainya.

Namun dikarenakan bagian tubuhnya telah dikembalikan kini mereka bisa beristirahat dengan tenang di alam sana, meskipun ya mereka hampir aja terbunuh sih~

Dan tepat ketika 3 arwah sudah tenang secara tiba-tiba mereka berdua pun berhasil kembali ke dunia asalnya~

Mengira bahwa semuanya sudah selesai tapi pada kenyataanya tidak semudah itu fergianti, karena ya meskipun mereka berhasil kembali ke dunia nyata akan tetapi ruang dimensi atau kutukanya masih tetap berjalan.

Bahkan celah antara ruang dimensi dan dunia nyata justru malah terbuka dengan lebar.

(lah kenapa hanya mereka berdua aja yang selamat?)

Ya dikarenakan merekalah yang telah menenangkan beberapa arwah dan sebagai ucapan terimakasih salah satu arwah yang bernama “Kano, Yuuki” sengaja membawa mereka berdua keluar dari ruang dimensi.

(Lah kenapa gak dibawa semua muridnya?)

Karena yang mengendalikan ruang dimensi sepenuhnya itu bukanlah mereka bertiga, merasa penasaran Ayumi pun bertanya kepada Kano Yuuki tentang kebenaran yang sebenar-benarnya.

Tentu mendengar akan hal itu pada awalnya Kano Yuuki tidak mau memberitahunya karena ya terdapat kejadian yang sangat amat mengerikan, namun dikarenakan Ayumi bersikeras Kano Yuuki pun langsung memberitahu tentang kejadian yang sebenar-benarnya.

(dikasih lihat deh tentang masa lalu)

Mengetahui bahwa pelaku pembunuhan berantai itu adalah ulahnya Sachiko membuat Ayumi pun ingin segera kembali ke ruang dimensi, kenapa? Ya apalagi kalau bukan untuk memberitahu akan kebenaranya.

(nylametin temenya lah)

Tentu dong karena tidak ingin mati, Kishinuma pun langsung menolak akan hal itu namun dikarenakan Ayumi merupakan wanita pemberani meski sebenarnya juga takut akan tetapi dirinya lebih memilih untuk kembali ke ruang dimensi.

(pergi deh Ayumi sama Kano Yuuki)

Diwaktu yang sama ketika Ayumi kembali ke ruang dimensi, Yuka selaku adiknya Satoshi pun masih dikejar sama Yuuya selaku wibu psikpth, secara singkat berkat dibantu oleh Sachiko, Yuuya pun berhasil menangkap si Yuka.

Bahkan dirinya juga berhasil mengikatnya agar supaya si Yuka tidak kabur lagi, nahh mendengar teriakan Yuka dari kejauhan Satoshi, Naomi, dan Ayumi pun langsung segera pergi mencari Yuka.

Namun siapa sangka ketika Yuka disiksa sama Yuuya, Kishinuma selaku orang yang gak mau ke ruang dimensi tadi justru malah langsung menyelamatkan Yuka dengan cara membunuh si Yuuya.

Meskipun Kishinuma berhasil membunuh Yuuya akan tetapi beberapa saat kemudian muncul arwah dari adiknya kepala sekolah, Kishinuma yang ingin melindungi Yuuka langsung segera baku hantam melawan arwah dari adik kepala sekolah.

Baca juga: Nonton Anime Rurouni Kenshin: Tsuiokuhen Bahasa Indonesia

Untungnya beberapa saat kemudian muncul Ayumi pada area sekitar, agar supaya terlihat layaknya pahlawan pada umumnya Kishinuma pun menyuruh Ayumi untuk membawa Yuka pergi sementara dirinya akan baku hantam dengan arwah adiknya kepala sekolah.

Akan tetapi dikarenakan tubuh dari adik kepala sekolah terlalu besar pada akhirnya Kishinuma pun kini telah meninggal dunia, namun berkat pengorbananya membuat Ayumi berhasil membawa Yuka pergi dari tempat itu.

(ketemu deh sama Naomi dan juga Satoshi)

Namun meskipun begitu, Yuka yang telah tertusuk jatungnya sekaligus hilang matanya kini juga berakhir meninggal dunia~

(langsung teriak deh Satoshi)

Dan agar supaya Satoshi tenang Ayumi dan Naomi pun membawa Satoshi menuju ke dalam ruangan~*anjays*

Jadi disini pesertanya tinggal 4 orang ya, Satoshi, Naomi, Ayumi, sama Yui-sensei.

Setelah beristirahat sejenak tidak sengaja mereka menemukan sebuah kamera dimana didalamnya terdapat sebuah rekaman pembunuhan yang dilakukan oleh Naho selaku penulis ritual sesad.

Melihat rekaman itu Ayumi pun berspekulasi bahwa Naho tidak tahu akan kebenaranya, dan agar supaya masalah cepat terselesaikan disini mereka pun membagi tugas.

Satoshi dan Naomi mencari petunjuk sementara Ayumi nenangin arwahnya Naho sekaligus mencari Yui-sensei.

Tek-tek-tek-tek-tek secara singkat setelah mencari kesana kemari Ayumi pun berhasil menemukan Naho diperpustakaan, dan tanpa basi-basi lagi Ayumi langsung menunjukan hp-nya dimana terdapat foto mayat milik Naho dan juga gurunya.

Mengetahui bahwa dirinya telah membunuh “Kibiki, Kou” selaku orang yang ia cintai membuat Naho pun seketika langsung menjadi syok, dan karena udah tahu kebenaranya kini arwah milik Naho pun berhasil ditenangkan.

Tak disangka tepat setelah Naho menghilang tidak sengaja Ayumi melihat arwah milik “Sachiko” tentu dong karena penasaran Ayumi pun langsung segera mengikutinya.

Dan benar saja berkat Ayumi mengikuti arwah Sachiko dirinya pun langsung diperlihatkan tentang kejadian masa lalu dimana kepala sekolah membunuh Sachiko beserta ibunya Sachiko~*wayalah*

(langsung pingsan deh karena syok)

Tak disangka tepat setelah Ayumi tersadar dari pingsanya dirinya pun langsung bertemu dengan Yui-sensei namun tepat beberapa menit kemudian kepala milik Yui-sensei pun terputus akibat terkena potongan kayu.

(pingsan lagi deh Ayumi)

Oke kita pindah ke sudut pandang milik Satoshi dan juga Naomi ya.

Mengingat tugas Satoshi dan Naomi itu mencari sebuah petunjuk mereka pun memutuskan untuk pergi ke ruang kepala sekolah, dikala perjalanan menuju ke sana terlihat kepala sekolah yang mati akibat bunuh diri dari ruang kepala sekolah.

(tapi perlu diingat bahwa itu hanya gambaran dari masa lalu karena ya kepala sekolah sudah mati sejak dari lama)

Tek-tek-tek-tek-tek sesampai di ruang kepala sekolah Satoshi pun langsung mencari sebuah petunjuk secara singkat setelah mencari kesana kemari mereka pun menemukan sebuah karung kecil dimana didalamnya terdapat organ tubuh milik Sachiko.

Nahh karena kondisi ruang dimensi tidak stabil membuat Naomi dan Satoshi pun terteleport ke tempat yang berbeda namun untungnya Satoshi langsung bertemu dengan Ayumi.

Dikarenakan Ayumi sudah tahu letak mayat Sachiko serta Satoshi punya potongan organ tubuhnya mereka berdua pun langsung segera pergi ke tempat Sachiko berada.

(tentunya mereka juga dibantu oleh Kano Yuuki)

Namun sayang sesampai disana bukanya langsung tenang justru arwah jahat milik Sachiko malah menyerang Satoshi tanpa basi-basi lagi.

Secara singkat berkat kerja sama antara Ayumi, Satoshi, Naomi dan Kano Yuuki pada akhirnya Satoshi pun berhasil memberikan organ tubuh sehingga arwah milik Sachiko pun kini telah tenang.

Nahh karena semua arwah sudah tenang membuat kondisi ruang dimensi pun menuju ke ambang kehancuran, Kano Yuuki pun bilang;

“Sebelum ruang dimensi benar-benar hancur, alangkah baiknya mereka bertiga segera menjalankan ritual kembali”

Ritual yang dimaksud yakni menggabungkan kembali potongan boneka sekaligus merapalkan mantra agar supaya mereka bisa kembali ke dunia asalnya.

Satoshi yang tahu bahwa kertas boneka milik Naomi hilang langsung memberikan potongan kertas boneka miliknya karena kebetulan Satoshi juga membawa kertas potongan milik Yuka selaku mendiang adiknya.

Dan benar saja setelah menjalankan ritual “Sachiko Everafter” mereka pun berhasil kembali ke dunia nyata namun sayang hanya Ayumi dan Naomi saja yang selamat sedangkan Satoshi hanya tanganya aja yang ikut kebawa atau dengan kata lain kini Satoshi juga telah meninggal dunia.

(Lah emangnya kenapa?)

Jadi untuk menjalankan ritual itu harus menggunakan kertas potongan sesuai dengan kelompoknya sedangkan kertas yang dibawa oleh Satoshi itu merupakan kertas milik kelompok lain atau kertas milik sekolah lain.

(jadi bukan punya Yuka lah)

Gampangnya kan Satoshi punya 2 kertas kan? Satu punya dirinya sendiri sedangkan satunya punya murid dari sekolah lain.

Akibat kertas milik Naomi hilang Satoshi pun memberikan kertas miliknya sendiri, dan kertas yang dibawa Satoshi adalah kertas dari murid sekolah lain, sedangkan untuk menjalankan ritual itu wajib menggunakan kertas sesuai dengan kelompoknya.

Namun dikarenakan kertas milik Satoshi itu berasal dari sekolah lain maka jiwa atau tubuh milik Satoshi tidak bisa kembali ke dunia nyata dan terjebak di dalam ruang dimensi untuk selama-lamanya.

(Lah kenapa Satoshi melakukan itu?)

Meskipun dianimenya tidak dijelaskan tapi Satoshi tuh tahu jika seseorang menggunakan kertas dari kelompok lain maka jiwa atau tubuhnya tidak bisa kembali, maka dari itu Satoshi lebih memilih untuk mati asalkan Naomi atau wanita yang dicintainya bisa kembali ke dunia nyata~*anjays*

Akan tetapi meskipun bisa kembali ke dunia nyata mengingat Satoshi selaku pria yang dicintai telah tiada  justru membuat Naomi pun malah jadi kena mental, dan untuk Ayumi sendiri kini kabarnya masih belum bisa diketahui.

Atau mungkin saja Ayumi kini juga telah meninggal dunia~*wayalah*

(Lah kok gitu sih?)

Iya emang gitu cuy, soalnya dianimenya tuh ngambil rute bad ending keknya~

Sesad, sesad, dan yah mungkin itu saja pembahasan Nonton Anime Corspe Party Bahasa Indonesia, bagi kalian yang pengen nyimak cerita yang serupa bisa nonton Anime Another Bahasa Indonesia.

Dari saya itu saja sampai bertemu dikesempatan selanjutnya, stay kerad and keep kalem, akhir kata sampai jumpa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Tukar Pulsa Jadi Uang

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel