-->

Nonton Anime Tomodachi Game Bahasa Indonesia

Sinopsis Anime Tomodachi Game – menceritakan tentang karakter utama bernama Katagiri, Yuuichi dimana beliau ini merupakan karakter kejam, bermuka dua, jenius, licik dan yang paling penting adalah manipulatif.

Nonton Anime Tomodachi Game Sub Indo

Bahkan karena saking jeniusnya guru yang mengajarkan tentang berbagai macam ilmu dan teknik penipuan justru malah dimanfaatkan oleh muridnya sendiri selaku MC kita yang bernama Katagiri, Yuuichi.

Akan tetapi di sekolah atau di depan temanya Yuuichi lebih memilih untuk menggunakan topeng ke-2 dimana dirinya selalu bersikap dan berperilaku layaknya orang biasa.

(tapi tenang dikarenakan suatu alasan Yuuichi ini nanti akan menunjukan kekuatan yang sebenarnya)

Sebelum menuju ke alur cerita utama mari kita sedikit kenalan Yuuichi kenapa dirinya bisa menjadi karakter kejam, bermuka dua, licik, manipulatif layaknya MC anime sebelah yang bernama Ayanokouji.
Bedanya jikalau Ayanokouji itu bergerak dibayang-bayang alias tidak mau mengotori tanganya sendiri, Yuuichi ini langsung turun ke lapangan sehingga terlihat badasss.

(buat yang nanya Ayanokouji itu dari anime apa beliau itu dari anime Classroom of The Elite)

Tapi intinya ke-2 karakter tersebut meskipun beda anime tapi mereka sama-sama manipulatif atau bisa memanfaatkan orang-orang yang ada disekitarnya, dan daripada banyak basi-basi lagi mari kita langsung bahas mengenai Backstorynya.

Katagiri, Yuuichi seorang siswa SMA yang penuh dengan banyak misteri, tidak banyak informasi mengenai masa lalu lengkapnya bahkan dirinya sendiri juga tidak tahu mengenai orang tua kandungnya dimana, seperti apa, dan masih hidup atau enggak.

Tapi yang jelas sewaktu masih kecil Yuuichi pernah membunuh 3 orang sekaligus diwaktu yang sama, beberapa diantaranya ada;

Katagiri, Yuuka – dikarenakan tidak memiliki orang tua Yuuichi dirawat dan dibesarkan oleh seorang perempuan bernama Katagiri, Yuuka namun dikarenakan beberapa masalah ekonomi beliau harus menjual tubuhnya sendiri demi bisa menghasilkan uang.

Salah satu kenangan atau kata-kata emosional yang ditinggalkan oleh ibu angkatnya yakni;

“Seorang teman atau sahabat lebih penting atau berharga daripada uang”

Dan entah gimana kejadianya Yuuichi malah membunuh ibu angkatnya sendiri~

Selanjutnya ada Shiba, Taizen (bukan Aizen) – beliau adalah seorang ayah angkat sekaligus merupakan sesosok guru bagi Yuuichi dimana beliaulah yang telah mengajarkan berbagai macam teknik psikologis dan trik mental yang nantinya digunakan untuk memanipulasi seseorang hingga skala organisasi.

Saking pintar, licik, dan jeniusnya secara tidak sadar Shiba Taizen selaku gurunya sendiri malah berhasil dijadikan alat oleh Yuuichi.

Berbeda dengan ibu angkatnya yang bilang bahwa “teman lebih penting daripada uang”. Shiba, Taizen ini menekankan bahwa “uang adalah segalanya”.

Sama seperti ibu angkatnya entah gimana ceritanya Yuuichi ini juga membunuh Shiba, Taizen selaku ayah angkat sekaligus gurunya sendiri~

Dan untuk orang ke-3 sejauh ini masih misterius, dan daripada pusing mendingan kita skip aja!

Beberapa tahun pun telah berlalu setelah menjalani kehidupan kelam sewaktu kecil kini Yuuichi telah menjadi siswa SMA biasa yang rajin belajar sekaligus bekerja keras untuk mencari nafkah.

Bahkan dirinya juga memiliki beberapa “Tomodachi” atau “Teman” bisa juga dibilang “Sahabat” beberapa diantaranya ada: Shibe, Tenji, Shiho, dan juga Kokorogi.

Yuuichi dikenal sebagai orang yang sangat memperdulikan temanya daripada dirinya sendiri dan hingga saat ini Yuuichi masih memegang prinsip ibunya yakni “teman lebih berharga daripada uang”.

Dikarenakan sikap santai, kalem, sans, keren, perhatian, dan juga gweh banget membuat Shiho dan Kokorogi telah jatuh cinta kepada Yuuichi ini.

Terlepas dari itu mengingat sebentar lagi terdapat acara Karyawisata atau liburan kelas disini Shiho selaku ketua kelas ditugaskan untuk mengumpulkan uang dari para murid.

Setelah uang terkumpul dan biar aman Shiho menyimpan uang itu di dalam lokernya dengan keadaan terkunci, namun seperti film sebelah yang berslogan;

“No System is Safe” ternyata loker di sekolah pun juga tidak aman, yep meski sudah dikunci pada kenyataan uang yang telah dikumpulkan kini sudah menghilang atau dicuri.

Merasa syok dan frustasi akan hal itu Shiho pun menyuruh teman kelasnya untuk mengaku siapa yang mengambil uang itu, namun sayang meskipun begitu tidak satupun dari mereka yang mau mengaku.

Sejak saat itu lah Shiho dan Shibe selaku wakilnya tidak pernah masuk ke sekolah membuat para murid semakin yakin bahwa Shiho dan Shibe telah bekerja sama dalam menggelapkan uang.

(Tapi apakah benar seperti itu? Simak aja terus pokoknya ya!)

Hari pun menjadi malam dikala sedang menata bunga untuk dijual Yuuichi mendapatkan surat dari Shiho yang bertuliskan;

“Bahwa dirinya ingin mengatakan hal penting di sekolah tepat pada jam 11 malam”

Yuuchi yang selalu mengutamakan teman langsung segera bergegas pergi menuju ke sekolahan, gak taunya sesampai disana sudah terdapat Shibe, Shiho, Kokorogi, dan juga Tenjin.

Anehnya, mereka semua juga mendapatkan isi surat yang sama dan hanya berbeda nama pengirimnya saja.

Yuuichi menerima surat dari Shiho, tapi Shiho, Shibe, Tenjin, dan Kokorogi malah menerima surat dari Yuuichi.

(padahal Yuuichi sendiri gak nulis surat buat siapapun)

Tepat setelah Yuuichi menyadari bahwa semua ini adalah jebakan secara tiba-tiba terdapat beberapa orang misterius yang langsung membuat mereka semua pingsan~wayalah.

Beberapa jam pun telah berlalu setelah tersadar dari pingsan mereka pun terbangun pada White Room atau sebuah ruangan putih, tak lama kemudian munculah maskot bernama “Manabu-kun”.

Manabu-kun menjelaskan alasan kenapa mereka ditangkap yakni mereka memiliki hutang sebesar 20jt yen.

Jikalau mereka menyelesaikan salah satu permainan dari program “Tomodachi Game” maka mereka akan mendapatkan uang untuk melunasi semua hutang, atau bahkan bisa bikin kaya kalau menang.

Merasa emosi akan hal itu, Yuuichi bertanya;

“Kenapa kok bisa ada yang hutang 20jt yen?”

Manabu langsung menjawab bahwa;

“Salah satu diantara kalian ada yang hutang sebesar 20jt yen”

Lebih parahnya lagi orang itu atau pengkhianat juga menggunakan uang karyawisata sebesar 2jt yen untuk menjebak, memasukan, atau mendaftarkan mereka semua ke dalam program Tomodachi Game.

Dengan kata lain salah satu atau dua bahkan salah tiga diantara mereka itu adalah pengkhianat, jika mereka mau bermain maka mereka akan mendapatkan uang dan kalau tidak mau bermain itu juga tidak masalah.

Namun, uang pendaftaran sebesar 2jt yen tetap tidak akan dikembalikan dan mereka juga harus membayar hutang sebesar 20jt, agar supaya tenang disini Manabu memberikan waktu 5 menit untuk berdiksusi apakah mereka akan bermain atau tidak.

Tek-tek-tek-tek-tek setelah berdiskusi Shiho menyarankan untuk mengikuti program Tomodachi Game dan biar tidak saling curiga disini Shiho menyuruh mereka semua untuk tidak menanyankan siapa yang telah hutang sebesar 20jt yen, kenapa?

Karena mereka itu adalah teman, dimana teman itu harus saling percaya satu sama lain, tapi ada alasan lain sih, apakah alasan itu? Simak aja terus pokoknya!

Sebelum pergi ke stage permainan mereka diberikan sebuah name tag yang berisi jumlah hutang saat ini, dan barang siapa yang menunjukan jumlah hutang atau name tag maka secara otomatis hutang yang dimiliki akan bertambah dua kali lipat.

Permaian pertama bernama “Kokuri-san” yakni mereka disuruh untuk memilih “Yes or No” menggunakan sebuah koin, tapi ada tapinya nih!

Koin ajaib ini akan memihak kepada suara minoritas atau suara terdikit, buat gambaran jadi kan pemain ada 5 biji orang kan? Misalnya terdapat 4 biji orang yang menjawab Yes dan satu orang menjawab No maka secara otomatis koin akan menuju ke jawaban No.

Terdapat beberapa peraturan pada game ini tapi yang sekiranya krusial yakni ketika jawaban salah akan menambah hutang, dan jika menang akan mendapatkan uang.

Berbicara ditengah permainan juga akan menyebabkan jumlah hutang bertambah 2 kali lipat, dan parahnya peserta yang memiliki banyak hutang maka akan menanggung semua hutang yang dimiliki oleh peserta.

Jadi semisal Yuuichi jumlah hutangnya paling banyak nih maka secara otomatis Yuuichi akan menanggung semua hutang dengan nominal 20jt yen.

Sebelum permainan dimulai sembari bernada wibu psikopth Manabu bilang;

“Jangan pernah meragukan temanmu~”

Sesuai dengan instruksi yang diberikan setiap peserta wajib membacakan 1 pertanyaan dan semua peserta harus menjawab “Yes or No”, beberapa pertanyaanya;

“Apakah Gunung tertinggi Di Jepang adalah gunung Fuji?”

“Apakah satu tambah satu sama dengan dua?”

“Apakah bahasa inggri untung Jepang adalah Japan?”

Nahh meski jawabanya mudah atau jawabanya seharusnya adalah “Yes” akan tetapi koin ajaib menunggukan bahwa jawabanya adalah “No” memperjelas bahwa salah satu diantara mereka terdapat seorang pengkhianat.

Bagi kalian yang gak sadar program Tomodachi Game selain menguji tali persahabatan juga bertujuan untuk menghancurkan sebuah persahabatan.

Meski suasana hancur lebur akan tetapi mereka tetap melanjutkan permainan, kebetulan pertanyaan ke-4 akan dibacakan oleh Yuuichi, setelah membaca kertas Yuuichi pun sadar bahwa setiap pertanyaan terdapat sebuah kondisi khusus.

Pada kertas terdapat sebuah instruksi bahwa peserta harus membuat sebuah pertanyaan, ketika jawabanya adalah Yes maka secara otomatis permainan akan berhenti atau selesai namun jika jawaban No maka hutang pribadi akan dikurangi setengah.

Dari sini Yuuichi semakin sadar jikalau pertanyaan peserta sebelumnya memiliki kondisi yang sama atau dimana jika menjawab “No” maka hutang akan dikurangi setengah maka pantes saja ada orang minoritas yang jawab No, kenapa?

Ya biar hutangnya dikurangi setengah, mengingat koin ajaib mengutamakan suara minoritas~

Pada awalnya Yuuichi juga ingin membuat pertanyaan dan menjawab dengan jawaban No biar hutangnya dikurangi setengah, tapi Yuuichi kembali sadar nih.

“Gimana kalau setiap kertas memiliki kondisi yang berbeda?”

Katakanlah kondisi peserta 1-4 meliputi (Shibe, Shiho, Tenji, Yuuichi) itu sama dimana jika menjawab No maka hutang akan dikurangi setengah, lalu gimana jika kertas terakhir atau kertasnya Kokorogi gak ada kondisi khusus atau bonus seperti peserta nomer satu hingga nomer 4, gimana coba?

Terlepas dari itu karena waktu hampir saja habis Yuuichi langsung melemparkan pertanyaan;

“Apakah satu minggu itu sama dengan 7 hari” dan jawaban dari pertanyaan itu yakni adalah “No” dengan begini maka hutang milik Yuuichi akan dikurangi setengah.

Merasa emosi akan hal itu tapi masih belum ingin menunjukan jati diri yang sebenarnya disini Yuuichi memainkan sebuah kebohongan atau trik psikologis dengan berkata;

"Sebuah kondisi spesial dimana peraturan game telah berubah, yang sebelumnya seluruh hutang akan ditanggung peserta dengan utang tertinggi diganti menjadi seluruh hutang akan ditanggung oleh pemilik hutang terendah"

Mendengar akan hal itu tentunya membuat semua peserta terutama pengkhianat langsung qtar-qtir menjadi panik, dan kini hanya tersisa Kokorogi sebagai penutup permainan.

Sebuah pertanyaan sederhana;

“Apakah setelah ini kita tetap akan berteman?”

Tidak tahu apakah pada kertas itu terdapa sebuah kondisi khusus tapi biar aman disini Yuuichi melanggar sebuah peraturan yakni dilarang berbicara ketika game sedang berlangsung.

Berkat melanggar peraturan maka secara otomatis hutang tertinggi telah dipegang oleh Yuuchi.

Secara singkat berkat provokasi, kebohongan, dan intimidasi ala wibu psikopth dari Yuuchi pada akhirnya mereka memilih “Yes” sebagai jawabanya~

Karena telah menjawab pertanyaan dengan benar maka mereka mendapatkan uang tambahan sebesar 400rb yen, ketika ditanya jumlah hutang disini mereka menjawab bahwa sisa hutang sama rata yakni sebesar 3,6jt yen.

(katanya sih)

Dan karena Yuuichi melanggar peraturan maka hutangnya sebesar 3,6jt yen.

(biar gak pusing atau bingung kalian tidak perlu ngurusin atau mengingat jumlah hutang, karena saya ngejelasinya juga agak pusing disini saya akan mencantumkan jumlah hutang dan mengoreksinya berdasarkan timeline saja)

Terlepas dari itu karena masih memiliki hutang mereka semua pun terpaksa harus mengikuti permainan selanjutnya, sebagai pemandu Manabu pun segera mengantarkan mereka semua.

Namun Yuuichi yang tidak percaya jika hutang mereka sama-sama 3,6jt yen memutuskan untuk tinggal di tempat dengan alasan bahwa dirinya mau ngebenerin tali sepatunya.

Tanpa basi-basi lagi dikala sepi Yuuichi langsung mengecek semua kertas pertanyaan;

“Apakah kondisi khusus atau bonus setiap orang itu sama”

Namun sayang kondisi atau tulisan bonus pada kertas itu perlahan-lahan mulai menghilang seiring berjalanya waktu~

(Ghoib lah, kagak sih pake trik tinta khusus itu)

Tapi yang jelas Yuuichi jadi tahu bahwa memang benar kertas 1-4 terdapat kondisi atau bonus khusus kecuali kertas milik Kokorogi~

Dari sini mulai terjawab bahwa hutang 3,6jt yen itu cuman hoax atau bo’ongan karena seharusnya utang mereka semua itu terpotong setengah menyisakan 1,6jt yen saja.

Dikala Yuuichi sedang asik mengecek kertas secara tiba-tiba Shiho pun datang menghampiri dirinya tujuan dia datang kemari yakni untuk bertanya;

“Siapa pengkhianat?” kepada Yuuichi.

Tanpa basi-basi lagi Yuuichi pun bilang bahwa dirinya menganggap Shiho sebagai pengkhianat, sedangkan Shiho sendiri justru malah mengira bahwa Yuuichi lah yang telah mencuri 2jt yen ditambah hutang sebesar 20jt yen, kenapa?

Karena Yuuichi itu miskin ditambah lagi tidak punya orang tua, dan alasan kenapa Shiho tidak menyuruh teman-temanya untuk bertanya orang yang memiliki hutang 20jt yen ya apalagi kalau bukan untuk melindungi si Yuuichi ini.

Dan alasan lainya yakni Shiho ini jatuh cinta kepada Yuuichi, tentunya setelah mendengar akan hal itu seketika membuat Yuuichi langsung menjadi kaget namun disisi lain Yuuichi merasa curiga kenapa Shiho tiba-tiba menyatakan cinta kepada dirinya.

(Apakah ini semacam Honey Trap?)

Setelah menyatakan cinta Shiho juga bilang bahwa hutang yang dimilikinya itu bukan 3,6jt yen melainkan 7,6jt yen.

[ 4jt (hutang awal) dikali 2 karena melanggar peraturan dan dikurangi 400k karena telah menjawab pertanyaan dengan benar ]

Bingung? Jujur saja saya juga binung, soalnya perserta 1-4 itu terdapat kondisi atau bonus spesial yang sama dimana hutang akan dikurangi setengah.

Jadi seharusnya 4jt * 2 karena hukuman lalu dikurangi setengah berkat kondisi khusus dan dikurangi 400k karena telah menjawab pertanyaan dengan benar, kalau dihitung-hitung sih seharusnya 3,6jt tapi kok ini 7,6jt coba?

Sebelum menuju ke stage ke-2 Shiho pun bilang;

“Apapun yang terjadi Shiho tidak akan mengkhianati Yuuichi!”

Meski Yuuchi sudah tidak percaya siapa-siapa lagi tapi disini Yuuichi memilih untuk bekerja sama saja, siapa tau bisa jadi waifu di masa depan!

Baca juga: 18 Anime Dengan Tokoh Utama Overpower (Terkuat dan Pintar)

Ehh gak taunya, Tenji sedang asik nguping pembicaraan mereka berdua bahkan parahnya Tenji berniat untuk menghancurkan hubungan antara Shiho dengan Yuuichi, walayalah~

Permainan ke-2 bernama “Kakeguchi Sugoroku” yang akan dimainkan di atap bangunan, seperti biasa sebagai host atau pemandu Manabu pun mulai menjelaskan mengenai peraturan permainan.

Secara sederhana mekanismenya sama seperti permainan ular tangga (tapi maju terus) dan barang siapa yang berhasil mengeluarkan peserta ke garis finish maka permainan akan terselesaikan.

Caranya yakni menuliskan suatu rahasia atau fitnah ke dalam kertas yang nantinya Manabu akan membacakan isi dari ruta itu, identitas dari penulis akan disembunyikan jadi peserta boleh memfitnah sebanyak-banyaknya.

Permainan ini disaksikan oleh para petinggi atau investor yang disebut sebagai “dewa” dimana para dewa ini nantinya akan menentukan langkah kaki berdasarkan seberapa menariknya fitnah yang telah ditulis.

Bagi pemain yang masih berada di lapangan atau belum mencapai garis finish maka akan mendapatkan uang tambahan sebesar 1jt yen dan tidak perlu berpartisipasi pada game ke-3.

Namun untuk menyelesaikan permainan harus terdapat setidaknya 1 orang yang mencapai garis finish sebagai korban~

Pada awalnya mereka tidak setuju jikalau harus memfitnah satu sama lain, Manabu memberi solusi;

“Kalau gak mau fitnah ya kosongin kertasnya aja”

Dengan kertas kosong maka mereka semua akan maju satu langkah secara bersamaan, namun jika menggunakan cara itu maka mereka semua juga harus berpartisipasi pada game ke-3.

Mendengar terdapat cara seperti itu mereka semua pun sepakat untuk mengosongkan kertas Kakeguchi, tapi sayang ternyata tidak semulus itu fergianti~

Meskipun dengan mengosongkan kertas mereka dapat maju satu langkah akan tetapi mereka juga mendapatkan denda sebesar 100ribu yen, langkah selanjutnya 500ribu yen, dan akan berlipat ganda seiring bertambahnya langkah.

(bikin rugi lah kalau pake metode ini)

Tapi pada putaran ke-3 ternyata terdapat salah satu kertas yang bertuliskan;

“Ternyata Shiho itu suka sama Yuuichi tapi dulu pernah berpacaran sama Tenji”

Mendengar fitnah yang bikin semua orang tercengang para investor langsung melakukan perundingan dimana Shiho maju 5 langkah dan yang lainya maju satu langkah.

Diwaktu yang sama mengetahui bahwa Tenji pernah berpacaran dengan Shiho seketika membuat Shibe langsung menjadi emosi, karena ya bagaimana pun Shibe itu suka sama Shiho tapi Shiho suka sama Yuuichi.

(dipisah deh sama Yuuichi)

Dan agar Yuuichi tidak salah paham, Shiho menjelaskan bahwa orang tua mereka itu memiliki hubungan dekat dan bisa dibilang hubungan antara Shiho dan Tenji itu cuman sebatas teman masa kecil.

Pada putaran selanjutnya Yuuchi menyuruh teman-temanya untuk mengosongkan kertas, tapi tetap saja terdapat beberapa kertas fitnah yang berisikan;

“Dahulu kala Shiho pernah menjalani operasi plastik”

Dan yang paling parah yakni kertas fitnah yang berisikan;

“Kokorogi pernah menjadi pacar sewaan atau alat bercocok tanam”~*wayalah*

Tentunya mendengar akan hal itu seketika membuat Kokorogi langsung jadi kena mental dan karena yang tahu masa lalunya itu cuman Shiho doang disini Kokorogi pun langsung menuduh bahwa Shiho lah yang telah menulisnya.

Tidak tega melihat Kokorogi yang kena mental dengan cepat Yuuichi pun langsung datang untuk menghiburnya, Kokorogi pun bercerita;

“Sewaktu masih SMP dirinya memberikan uang kepada teman kelasnya agar supaya teman kelasnya itu tidak membully sekaligus mau menjadi teman bagi Kokorogi”

Karena untuk melakukan itu membutuhkan sejumlah uang disini Kokorogi menawarkan diri sebagai seorang cosplayer, namun ketika hari menjadi malam om-om yang telah menyewanya justru malah menyerang Kokorogi secara membaby brutal.

Kokorogi yang sangat ketakutan langsung segera lari dari om-om itu, biar Yuuichi tidak salah paham Kokorogi bilang bahwa dirinya itu masih segel.

Mendengar cerita dari Kokorogi, Yuuichi pun langsung segera menenangkanya sembari berkata bahwa dirinya juga memiliki masa lalu yang jauh lebih kelam, setelah tenang Yuuichi juga membisikan “sesuatu” kepada Kokorogi.

(sesuatu apakah itu? Simak aja terus pokoknya ya)

Disisi lain, melihat Yuuichi yang lebih perduli kepada Kokorogi tentunya membuat Shiho langsung kecewa, agar supaya tidak galau Tenjin langsung mendekati Shiho sambil berkata;

“Apapun yang terjadi Tenji tidak akan mengkhianatinya dan selalu berada dipihaknya”

Dengan begini seluruh rencana dari Tenji pun telah berjalan dengan sempurna!

(lah emangnya kenapa?)

Jadi selama ini yang mencuri uang karyawisata sekaligus mendaftarkan mereka semua ke dalam program Tomodachi Game tak lain dan tak bukan ya si Tenji ini~

Terdapat berbagai macam alasan tapi beberapa diantaranya yakni Tenji ingin menguasai atau mendapatkan Shiho~

Tenji juga merupakan pelaku yang telah mengumbar rahasia sekaligus menulis suatu fitnah beberapa diantaranya seperti;

“Shiho suka sama Yuuichi tapi dulu pacaran sama Tenji”

“Kokorogi pernah jadi pacar sewaan”

“Dan Shiho merupakan operasi plastik”

Kemudian muncul sebuah pertanyaan, “darimana Tenji bisa tahu semua itu?”

Ya karena Tenji selalu mengikuti Shiho dimana pun, kapan pun Shiho berada, jadi Tenji tahu segala informasi mengenai Shiho ini, ada dimana? Mau Kemana? Dan Dengan Siapa?

Terlepas dari semua itu disini Yuuichi menyuruh Tenji untuk masuk duluan, biar Yuuichi nenangin yang lain dulu~

Masih ingin menguasai Shiho lebih jauh lagi disini Tenji menuliskan berbagai macam fitnah untuk menyingkirkan orang lain, entah gimana ceritanya ketika keluar Tenji melihat Shiho yang sedang ditampar sama Yuuichi~

Merasa tujuanya sedikit lagi akan tercapai dengan cepat Tenji langsung segera menenangkan Shiho, berdasarkan lort Ayanokouji;

“Cara untuk memanipulasi wanita yakni memberikan dorongan entah itu dukungan atau ancaman ketika dia berada dititik terendah”

Dan jika bisa berhasil membuatnya nyaman maka kemungkinan besar Shiho akan jatuh cinta kepadanya, sesuai rencana lah pokoknya~

Seperti biasa setelah sesi menulis selesai Manabu membacakan kertas Kakeguchi yang bertuliskan bahwa;

“Shiho suka pake celana boxer atau petinju”

Mendengar akan hal itu Shiho langsung menuduh bahwa fitnah itu berasa dari Kokorogi karena ya bagaimana pun sesama wanita itu pernah ganti baju bersama~

Biar yang lain tidak curiga disini Tenji juga mengumbar rahasianya sendiri yakni;

“Tenji itu satu tahun lebih tua daripada mereka semua”

(takutnya kalau Tenji gak kena fitnah nanti pada curiga, sedangkan yang lain itu selalu kena fitnah)

Terlepas dari itu karena Shiho sering difitnah secara brutal membuatnya berada pada posisi paling depan, tapi berkat itu dirinya mendapatkan sebuah “hak khusus” yang dapat mengungkap sebuah kebenaran.

Tentunya mengetahui ada hak khusus seperti itu seketika membuat Tenji qtar-qtir menjadi panik, karena jika Shiho menggunakan hak khusus itu maka dirinya bisa mengetahui pengkhianat yang sebenarnya.

Merasa curiga akan tingkah lakunya pada awalnya Shiho ingin menggunakan hak itu kepada Tenji, tapi secara mendadak justru Shibe mengajukan diri untuk menjadi target atas hak khusus itu.

Shibe yakin bahwa dirinya tidak memiliki sebuah rahasia yang bisa membuatnya malu atau merusak reputasinya.

(pilih Shibe deh)

Ehh gak taunya setelah menggunakan hak khusus pihak Tomodachi Game langsung mengungkap kebusukan mengenai keluarganya, berkat memiliki banyak uang ayahnya Shibe suka bermantap-mantap dan selalu kencan dengan berbagai wanita.

Tidak menyangka akan hal itu seketika membuat Shibe langsung kena mental, namun berkat “kejujuranya” disini Shiho langsung segera menyemangatinya.

Anehnya bukanya ikut menyemangati disini Tenji berkata dengan gamblang;

“Jika ayahnya ampas, maka anaknya juga ikut ampas”

Seperti kata pepatah, “pohon tidak akan jatuh jauh dari buahnya”

Tenji juga bilang bisa aja Shibe punya suatu hal yang kelam tapi berkat uang milik ayahnya hal berhasil disembunyikan bahkan dihilangkan, atau ditutupi pake uang lah~

(langsung dijauhi semua orang deh termasuk Yuuichi dan Kokorogi)

Dilanjut dengan putaran selanjutnya, dan kali ini hanya terdapat 1 kertas fitnah yang bertuliskan;

“Dahulu kala Shibe pernah membunuh seseorang”

Anehnya setelah mendengar akan hal itu membuat Tenji qtar-qtir menjadi kaget karena fitnah kali ini bukan Tenji yang menulis akan fitnah itu.

(terus siapa coba?)

Melihat senyuman ala wibu psikopth membuat Tenji berprasangka bahwa Yuuichi lah yang telah melakukanya, tapi biar tidak dicurigai disini Tenji memilih untuk tetap terdiam.

Tepat setelah mengeluarkan ekspresi ala wibu psikopth Yuuichi pun berkata bahwa;

“Terdapat cara untuk mengungkap pengkhianat”

Cara itu memanfaatkan peraturan no-5 yakni;

“Jika ketahuan berbohong maka peserta itu akan berada pada posisi paling depan”

Menggunakan putaran terakhir dikarenakan posisi Shiho hampir saja mencapai garis finish Yuuichi menyuruh mereka semua untuk menulis;

“Aku adalah pengkhianat disertai nama” pada kertas Kakeguchi.

Pengkhianat yang dimaksud yakni orang yang memasukan atau mendaftarkan ke dalam program Tomodachi Game.

Nahh dikarenakan pihak manajemen atau staff Tomodachi Game itu tahu tentang siapa orang yang mendaftarkan maka jikalau ketahuan berbohong maka pengkhianat itu akan berada digaris depan bahkan malah mencapai garis finish.

(ya intinya cara ini bisa mengungkap siapa pengkhianat lah)

Tentunya mendengar akan hal itu seketika membuat Tenjin kembali panik, namun karena semua orang telah setuju maka tidak ada pilihan selain mengikutinya.

(kalau nolak auto dicurigai soalnya)

Sembari kena mental disini Tenji masih berusaha untuk memikirkan cara untuk mengakalinya namun dikarenakan sudah mentok dirinya pun melakukan sesuai dengan usulan dari Yuuichi.

Andai kata ketahuan berkhianat maka Tenji tinggal minta maaf aja, toh Yuuichi itu orangnya pemaaf dan sangat perduli terhadap temanya, dalam pikirnya ini~

Mengingat Shiho hampir mencapai garis finis dan orang yang memihak kepadanya cuman Tenji doang disini Yuuichi pun menyuruh Tenji untuk nulis duluan.

(ditulis beneran deh)

Dilanjut dengan peserta lainya seperti Shibe hingga Yuuichi, setelah mereka semua menulis Manabu mulai membacakan kertas Kakeguchi.

Ternyata ehh ternyata yang nulis “Aku pengkhianat” cuman Tenji doang, lah kok iso?

Iso lah, tidak ada yang tidak iso bagi Lort Yuuichi~

Sesuai dengan rencana jika ketahuan Tenji akan berpura-pura untuk menangis beranggapan bahwa Yuuichi akan memaafkanya.

Merasa sudah muak dengan sandiwara persahabatan disini Yuuchi justru malah mengeluarkan sifat sejatinya, ya meskipun cuman dilihat sama Tenji doang sih~

Sembari berekspresi ala wibu psikopth Yuuichi pun bertanya;

“Apakah Tenji yang telah menjebak mereka semua?”

Tidak kuat dan sudah kena mental sembari ketakutan Tenji pun mengakuinya~

Disisi lain atau diruang monitor, terdapat 2 pengamat atau pengawas program Tomodachi game yang terkagum kagum akan kepintaran, kecerdikan, dan kelicikan dari Yuuichi.

Saking liciknya pengawas ini sampai menganggap bahwa Yuuichi merupakan orang yang sangat berbahaya, lalu gimana kok bisa seperti itu? Jadi gini nih;

Baca juga: Nonton Darwin’s Game Bahasa Indonesia [Alur Cerita]

Semua didasari karena Yuuichi curiga kepada Tenji dimana yang biasanya bersikap tenang ini kenapa kok malah jadi provokator, untuk mengetahui akan kebenaranya Yuuichi mulai berkomunikasi secara rahasia menggunakan kertas Kakeguchi.

Langkah pertama yang dia lakukan yakni memberikan sebuah instruksi atau perintah kepada teman-temanya (buat testing bisa dipercaya atau kagak).

Jika Shiho, Kokogori, dan Shibe menjalankan instruksi yang diberikan maka mereka semua dapat dipercaya, berdasarkan instruksi dari Yuuichi;

Shiho menulis: “Yuuichi jarang mandi” dan Kokorogi menulis: “Shiho suka pake celana boxer atau petinju” karena kondisi sudah terpenuhi berarti mereka berdua dapat dipercaya.

Berarti tinggal Shibe sama Tenji nih, berkat Shibe mengajukan diri sebagai sasaran “hak spesial” membuat Yuuichi langsung tahu bahwa Shibe dapat dipercaya.

Langkah terakhir untuk memastikan hal itu disini Yuuichi menggunakan trik licik yakni dengan menyandra name tag yang berisikan jumlah hutang.

Perlu diingat kembali bahwa jika Yuuichi melihat jumlah hutang pada name tag itu maka secara otomatis hutang dari pemilik name tag akan bertambah 2x lipat.

Yuuichi memanfaatkan hal ini agar mereka tidak berkhianat sewaktu-waktu, biar bisa dikendalikan lah gampangnya.

Mengingat Shiho itu jatuh cinta sama Yuuichi tanpa pikir panjang dirinya langsung memberikan name tag miliknya, dan berkat efek “snow ball” membuat Shibe dan Kokorogi mau tidak mau harus menyerahkan nametag miliknya, kenapa?

Karena jika tidak mau menyerahkan maka secara otomatis orang itu akan dicap sebagai pengkhianat~

Dari sini Yuuichi semakin yakin bahwa Tenji adalah pengkhianat, alasan kenapa Yuuichi tidak langsung mengunkap identitas pengkhianat ditakutkan nanti Tenji malah memfitnah semakin brutal membayahakan Shiho, atau peserta lainya.

Mengingat jika terus difitnah nanti orang itu akan mencapai garis finish sebagai korban, setelah menemukan waktu yang tepat Yuuichi berhasil membuat Tenji mengakui bahwa dirinya adalah seorang pengkhianat.

Jadi selama ini pertengkaran antara Kokorogi, dan Shiho itu hanyalah sandiwara belaka, tapi sebenarnya bukan itu masalahnya~

Setelah identitas pengkhianat telah terungkap pada akhirnya mereka semua tersenyum seolah-olah tidak terjadi apa-apa, padahal kalau dipikir-pikir kembali mereka itu telah dimanipulasi atau dikendalikan oleh Yuuichi.

Mulai dari menyuruh mereka untuk menjalankan beberapa instruksi kecil, hingga secara tidak langsung memaksa mereka untuk menyerahkan sebuah name tag, dimana menyerahkan name tag ini efeknya sangat krusial jika Yuuchi melihat jumlah hutangnya.

Tapi pada akhirnya mereka semua tidak sadar disepanjang permainan ke-2 ini mereka telah dimanipulasi oleh Yuuichi.

Terlepas dari itu dikarenakan permainan belum berakhir dan biar semuanya cepat selesai, Yuuichi membisikan sebuah pernyataan kepada Manabu;

“Bahwa Sibe Makoto pernah membunuh orang” itu hanyalah kebohongan belaka, sedangkan kebenaranya yakni “Yuuichi lah yang pernah membunuh orang”~wayalah

Tek-tek-tek-tek-tek setelah mencari info kesana kemari staff Tomodachi Game pun mengonfirmasi bahwa Yuuichi memang pernah membunuh orang.

Berdasarkan peraturan no-5 membuat Yuuichi kini berada dibarisan paling depan~

(Lah bukanya kalau gitu Yuuichi malah berkorban? Letak liciknya dimana coba?)

Memang benar, semua ini berkat kenangan emosional dari ibunya yakni;

“Seorang teman lebih berharga daripada uang”

Hingga saat ini Yuuichi masih ingin percaya akan perkaan itu tapi setelah mengetahui temanya itu cuman jadi beban, penghambat, dan gak guna mendingan jadi solo-player aja.

(biar kek Kiritod)

Disisi lain mengetahui bahwa Yuuichi pernah membunuh orang tapi selalu memasang muka santai membuat semua temanya pun langsung syok hingga kena mental.

Manabu bilang bahwa permainan ke-3 sangat mustahil diselesaikan hanya dengan satu biji orang, setelah Manabu membujuk temanya apakah ada yang mau ikut atau kagak?

Tidak satupun dari mereka yang mau ikut dengan Yuuichi, udah jijik temenan sama seorang pembunuh, meskipun begitu Yuuichi tidak keberatan jikalau harus jadi solo-player.

Baginya, teman hanyalah sebagai “stopper” atau “pembatas” saja, jikalau tidak ada teman justru Yuuichi bisa mengeluarkan jati diri atau kekuatan yang sebenarnya.

(brutal mode lah)

Sebelum menuju ke game-3 Yuuichi pun bilang bahwa;

“Dirinya akan menghancurkan semua staff Tomodachi Game”

Karena gara-gara program ini membuat teman-temanya menjadi menderita!!!

Tepat ketika Yuuichi bilang seperti itu dengan cepat Tenji angkat bicara dan membuat pengakuan bahwa;

“Shiho dan Tenji pernah berpacaran itu cuman boong belaka” yang bener bahwa;

“Tenji jatuh cinta sama Yuuichi”

Akan tetapi tanpa bukti kongkrit pihak Tomodachi Game tidak bisa memberikan hukuman pinalti maka dari itu tanpa basi-basi lagi Tenji ini langsung segera mencium Yuuichi~babibabi~

Dengan begini Yuuichi dan Tenji akan menuju ke permainan ke-3 secara bersama~

Fakta menariknya bahwa dahulu kala ternyata Tenji sudah pernah mengikuti program Tomodachi Game~*wayalah*

Untuk tabel poinya sebagai berikut~

Karena pembahasan ini sudah lumayan panjang maka akan saya lanjut pada part-2 saja, dimana para part ke-2 nanti Yuuichi, Tenjin, bersama wanita bernama Maria akan melawan tim sebelah.

Meski pada tim musuh ada seseorang Jenius bernama Kei tapi jangan lupa kalau MC kita itu sangat licik, kejam, manipulasif, dan tidak segan-segan menggunakan teman sebagai alat.

Sembari menunggu part-2 dibikin kalian bisa nonton anime yang berjudul Classroom of The Elite, dimana MC atau karakter utama juga merupakan karakter jenius, pintar, dan kejam tapi lebih memilih untuk menyembunyikan kekuatanya.

{next_part2}

Di pembahasan sebelumnya kita sudah tau betapa pintar, dan liciknya karakter utama bernama Katagiri, Yuuichi. Sesuai dengan perkataanya pada game ke-3 nanti atau dipembahasan kali ini beliau akan mengeluarkan kekuatan yang sebenarnya~

Daripada banyak basi-basi lagi mendingan kita langsung aja menuju ke pembahasanya~

Setelah berhasil menyelesaikan game-ke 2 Yuuichi dan Tenji pun telah tersadar dari pingsanya, sebelum permainan ke-3 dimulai mereka diberi satu botol minuman sekaligus diberikan waktu istirahat selama 72 jam.

Agar tidak terjadi kesalahpahaman pernyataan sebelumnya atau “Tenji suka sama Yuuichi” itu hanyalah sebuah kebohongan belaka, lah kenapa kok sampai segitunya?

Jawabanya cukup simpel yakni Tenji ingin membantu Yuuichi pada game ke-3 karena sebenarnya ini adalah ke-2 kalinya Tenji mengikuti program Tomodachi Game~

(lah kenapa kok bisa gitu?)

Oke mungkin itu aja pembahasan mengenai Nonton Anime Tomodachi Game Bahasa Indonesia, sampai bertemu dikesempatan selanjutnya stay kerad and keep kalem, akhir kata sampai jumpa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Tukar Pulsa Jadi Uang

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel