Ulasan Cerita Anime Maou Gakuin Season 2 Bahasa Indonesia [PLOT]

Sinopsis anime Maou Gakuin jno Futekigousha Season 2 - menceritakan tentang seorang bocah yang pergi ke masa lalu untuk mencari suatu kebenaran, akibat tubuhnya yang terlalu kecil para penjanga justru menyerangnya karena menganggap bahwa bocah merupakan seorang pemberontak.

Nonton anime maou gakuin season 2 sub indo

Tanpa mereka sadari bahwa bocah ini merupakan Reinkarnasi dari Anos Voldigoad selaku sang raja iblis tirani~wayalah.

Setelah selesai baku hantam mereka semua heran kenapa Hewan Buas Surgawi bisa berada di Aharthern atau hutan para roh, padahal dinding Beno Ieven yang dibuat oleh Anos itu sangatlah kuat dan sangat mustahil bagi para dewa untuk menembusnya.

Satu hal kemungkinan terbesar yakni hewan buas surgawi sudah berada di hutan roh sebelum dinding Beno Ieven dibuat, dengan kata lain Nousgalia atau ayah dari para dewa masih berada di hutan para roh.

Tapi tenang, sesuai perintah dari tuanya Shin akan melindungi Reno dengan sekuat tenaga, tak lama setelah itu terdapat berita duka bahwa “Migelonov” selaku Pohon Perang Besar sebentar lagi akan menghilang.

Lah bukanya Roh itu tidak bisa mati meski dibunuh?

Memang benar, selama rumor atau legenda masih tersebar akan sangat mustahil bagi roh bisa menghilang, tapi apa jadinya jika Pohon Perang Besar menentang rumornya sendiri.

Dimana roh yang bertugas untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara untuk membasmi ras iblis justru malah membantu ras manusia dan iblis agar bisa hidup berdampingan.

Sebelum dirinya menghilang, Migelonov membagikan daun yang berisi berbagai macam pengetahuan, dikarenakan udah punya pengetahuan diluar nalar daun dari Migelonov hancur terbakar menganggap bahwa Anos tidak butuh pengetahuan lagi.

Migelonov berpesan:

“Ada kalanya Reno juga harus memilih untuk menentang rumornya sendiri demi melindungi orang yang dia cintai”

Secara perlahan-lahan Pohon Perang Besar selaku Migelonov menghilang untuk selamanya~

Melihat Reno menangis Shin ingin menghiburnya meski tak tau bagaimana caranya, Reno pun bilang;

“Bahwa dirinya tidak selalu memangis hanya disaat sedih saja, terlebih lagi air mata dari Reno bernama lili akan melihirkan sebuah roh”

Hanya dengan satu biji tetesan mata melahirkan pohon besar sebesar harapan orang tua, Reno menamai Pohon Roh ini sebagai “Eniyunien” yang bertugas untuk memberi pengetahuan atau tempat untuk sekolah di hutan para roh.

Merasa penasaran akan hal itu Anos bertanya;

“Apakah Reno bisa menciptakan Roh sesuai dengan keinginanya?”

Meski dijuluki sebagai ibu dari para roh, nyatanya hanya pada momen tertentu saja Reno bisa menciptakan roh, bahkan terdapat roh yang terlahir tanpa keterlibatan dari Reno.

(jadi roh random aja gitu)

Terlepas dari itu seperti tujuan awal, Anos meminta anggotanya untuk mengawasi Shin dan Reno sementara dirinya, Eleanor, dan Zenshia pergi ke perpustakaan untuk mencari kertas sobekan bernama “Peri Cinta Flan”.

Disisi lain dikala gabut, Shin dan Reno menyirami bunga lili yang mampu melahirkan rumor atau legenda yang nantinya akan berubah menjadi roh.

Agar bunga tidak layu mereka harus menyirami menggunakan perasaan cinta, atas permintaan dari Reno, Shin disuruh untuk menyirami bunga air mata lili, sayang bukanya tambah subur justru bunga lili layu akibat Shin menyirami tanpa menggunakan perasaan cinta.

Bagaimana pun akar muasal Shin adalah pedang jadi tidak terdapat sebuah perasaan cinta.

Saat ini para roh sangat suka dengan Shin berkat dirinya melindungi hutan arhartern dari hewan buas surgawi, untuk mempererat hubungan Reno bilang;

“Jika para roh berhasil lari dan tidak tertangkap maka Shin akan mengabulkan permintaan mereka semua”

Pada awalnya Shin menolak untuk bermain kejar-kerjaran, begitu diprovokasi;

“Masa tangan kanan Raja Iblis gak bisa nangkep roh sih?”

Seketika Shin langsung menangkap semua roh hanya dalam hitungan detik, sayang meski begitu teradapat 1 roh yang belum tertangkap yakni Reno atau ibu dari segala roh.

Dengan begitu Reno boleh meminta 1 hal kepada Shin, belum sempat meminta terdapat kabar bahwa Erumeido ingin bertemu dengan Shin dan juga Reno.

Tanpa perlu banyak basa basi Erumeido bilang bahwa dirinya tahu tujuan dan lokasi dimana Nousgalia berada.

Yang pertama Nosgalia ingin membuat anak dewa menggunakan Reno sebagai perantara atau wadahnya, tujuan dibuatnya anak dewa tak lain dan tak bukan yakni untuk memusnahkan Raja Iblis Tirani.

Sejatinya Anos Voldigoad itu sempurna dan tidak memiliki kekurangan, tapi kesempurnaan itulah yang menjadi kekurangan karena tidak ada lawan yang bisa mengalahkanya.

Daripada dengerin orang sinting ngomong gak jelas, Shin meminta Erumeido untuk mengatarkanya ke tempat Nosugalia berada~

Tanpa membuang banyak waktu lagi Erumeido meminta Reno untuk pergi ke tengah danau dan melemparkan jam beracun untuk membununnya, dengan terbunuhnya Reno maka Nosugalia akan datang untuk menyelamatkanya.

Mengingat kembali perintah dari tuanya yakni melindungi Reno, dengan cepat Shin langsung menghancurkan jam pasir kutukan dan segera membunuh Erumeido.

Tapi hal itulah yang memang diincar oleh Erumeido sedari awal, begitu tubuh Erumeido terkena luka sesosok Nosugalia mulai bangkit dan muncul pada tubuh Erumeido.

Seperti biasa dengan kata-kata “perintah dewa itu mutlak” Nousgalia mengintimdasi Shin dengan berkata;

“Tak perduli berapa kali dirinya bereinkarnasi, tetap saja Shin tidak akan pernah merasakan cinta, bagaimana pun akar muasal milik Shin adalah pedang sihir bukan seorang iblis”

“Eh?” – Reno

“Lah baru tau gw” – Anos

Dahulu kala leluhur iblis menciptakan pedang sihir untuk membunuh para dewa, yep tubuh sejati dari Shin adalah pedang sihir bukan seorang iblis, hal itu juga menjadi alasan kenapa Shin tidak bisa merasakan cinta.

Tapi tenang, Nousgalia selaku ayah dari para dewa akan memberi wahyu;

“Dimana Shin disuruh untuk merawat anak dewa yang dikandung oleh Reno”

Dengan begitu perlahan-lahan sedikit demi sedikit Shin akan tahu tentang bagaimana rasanya cinta;

“Bacot bet nih orang” – Shin~

Mengetahui akan kebenaranya, Reno langsung meminta maaf akibat dirinya telah menyalahkan Shin karena menyirami bunga tanpa perasaan cinta, Reno juga berjanji akan mengajari Shin tentang cinta yang sebenarnya.

Walau gak bisa ngrasain, tapi minimal tahu lah~

Seperti tujuan awal yakni mengumpulkan informasi, Anos bertanya kepada Reno;

“Apakah legenda suatu roh bisa diubah setelah roh itu lahir?”

Pada dasarnya roh tercipta dari suatu rumor atau legenda, seperti halnya Reno terlahir dari sebuah legenda “Ibu dari segala roh”.

Jika tersebar sebuah rumor atau legenda bahwa “Reno bukanlah ibu dari para roh” maka secara otomatis umur atau keberadaanya perlahan-lahan akan menghilang, kenapa?

Ya karena rumor yang bertentangan dan juga legenda aslinya mulai menghilang, hal ini sama seperti kasus dari ibu angkatnya Ray pada season pertama.

Baca juga: Ulasan Cerita Anime Rurouni Kenshin Ramake Bahasa Indonesia [PLOT]

Begitu juga sebaliknya, selama rumor atau legenda dari suatu roh masih tersebar atau diingat oleh manusia maka roh itu akan hidup hingga legenda atau rumor merek dilupakan, perlu diingat kembali bahwa roh tidak dapat bereinkarnasi atau hidup kembali.

(jadi kalau mati ya mati)

Menariknya dari pernyataan Reno yakni;

“Jikalau terdapat legenda yang cocok atau nyambung dengan suatu roh maka kemungkinan besar roh itu akan tetap hidup”

Seperti halnya terdapat satu rumor lagi yakni;

“Air mata lili yang berasal dari Reno mampu menciptakan atau membuat roh baru”

Jadi perlu diingat bahwa Reno memiliki 2 rumor yang pertama adalah ibu dari segala roh, dan yang kedua air mata atau bunga lili mampu menciptakan roh, ini mohon diingat ya.

Seperti kata pepatah yakni ora gelud ora smile, Shin dan Reno selalu saja adu pedang hampir setiap harinya.

Dkarenakan kemampuan pedang milik Ray selalu meningkat seiring berjalanya waktu memaksa Shin untuk mengeluarkan pedang <Cadenalios> yang mampu menebas target pada timeline masa lalu.

Setelah baku hantam selesai seperti biasa Shin selalu menyirami bunga bersama Reno meski pada akhirnya bunganya berakhir layu.

Dan daripada liat orang ngebucin sembari menyirami bunga Anos memutuskan untuk menggali informasi lebih dalam lagi, para peri titi pun bilang;

“Mereka melihat Erumeido yang pergi meinggalkan hutan Arhartern”

Tanpa membuang banyak waktu lagi Anos dan Misha segera pergi ke Dilhade atau tempat dimana ras iblis tinggal sementara yang lainya bertugas untuk memantau Reno dan juga Shin.

Dikala perjalanan dan daripada gabut, Misha yang penasaran bertanya Erumeido itu orangnya seperti apa?

Pada dasarnya Erumeido rela bekerja sama dengan siapa pun untuk menciptakan musuh yang setara dengan Anos Voldigoad, niatnya sih memang baik, cuman kelakuanya aja gak ada akhlak, namanya juga iblis sih.

Dari kejauhan terlihat bocah yang ingin bertemu dengan sang raja iblis, bocah ini bernama Igareth selaku keturunan dari seorang pahlawan, sekaligus merupakan pewaris tahta ketuju dari Azesion.

Karena ceritanya Anos udah wafat para penjaga menyuruh Igareth untuk pulang ke Azesion atau tempat tinggal para ras manusia, sayang tak lama setelah itu muncul petinggi iblis berama “Devidora” yang lalngsung membawa Igareth menuju ke kolosium.

Sebelum melanjutkan pembahasan, jadi Igareth adalah ras manusia dan pernah ditahan oleh ras iblis, sebelum wafat Anos memerintahkan semua bawahanya untuk membiarkan Igareth pulang ke Azesion dengan selamat sehat walafiat.

Sesampai di kolosium, didorong oleh rasa kebencian terhadap manusia Devidora menyiksa Igareth dengan penuh kebrutalan, akibat ulah dari manusia menyebabkan anak dari Devidora meninggal dengan sangat mengenaskan.

Melihat dari kejauhan sebenarnya Anos ingin menyelamatkan Igareth, tapi meski berhasil selamat masa lalu tidak akan berubah dengan kata lain menyelamatkan Igareth adalah sesuatu hal yang sia-sia.

Karena pada dasarnya kembali ke masa lalu itu layaknya seperti sebuah mimpi~

Tepat ketika Devidora ingin mengeksekusi Igareht datanglah Anos versi bocil yang langsung menyembuhkanya, meski tindakanya sia-sia setidaknya Anos menyelamatkan Igareth pada dunia mimpi~

Melihat bocil tengil yang membela ras manusia tanpa pikir panjang Devidora langsung menyerangnya, tanpa mereka sadari si bocil tengil ini adalah Anos Voldigoad selaku sang raja iblis tirani.

Devidora dibuat heran, kenapa ketika diserang si bocil tidak menggunakan sihir pelindung, Anos pun bilang;

“Bahwa rasa sakit yang ia terima tidak sesakit yang Devidora rasakan”

Anos tidak melarang ras iblis memiliki rasa benci terhadap manusia, setidaknya menaruh rasa kebencian pada orang yang tepat.

Tapi perlu ingat bahwa rasa benci pasti berujung pada balas dendam dan dendam tersebut akan menjadi lingkaran setan hingga ke anak cucu yang akan menjadi korban, meski begitu Devidora menjawab;

“Dirinya tidak memiliki hati yang kuat seperti raja iblis, bahkan Devidora tidak keberatan menjadi makhluk rendahan asalkan dirinya bisa balan dendam kepada ras manusia”

“Yang terpenting, masih kecil jangan kebanyakan bacotttt” – Devidora

Seketika Devidora sadar bahwa seorang bocil dihadapanya adalah Anos Voldigoad selaku sang raja iblis tirani~

Dengan cepat Devidora dan pasukanya langsung meminta maaf karena tidak bisa menepati janji kepada tuanya, melihat partikel hitam yang berterbangan Anos bilang kepada Devidora dan pasukanya;

“Bahwa 2000 tahun lagi dunia damai sedang menanti kalian semua”

Sama seperti dugaan bahwa partikel hitam berasal dari Pedang Perusak Hukum bernama Venuzdonoa, Anos sendiri dibuat heran kenapa pedang Venuzdonoa bisa aktif dan muncul pada saat ini.

Satu hal yang pasti dengan adanya pedang perusak hukum selaku Venuzdonoa memungkinkan Anos untuk mengubah masa lalu, begitu memegang pedang Venuzdonoa mengembalikan wujud Anos sebagai Raja Iblis Tirani.

Igareth yang telah sadar dari pingsanya langsung memeluk Anos serta melaporkan bahwa pasukanya telah diserang oleh suatu makhluk tak dikenal.

Makhluk yang dimaksud adalah monster bertanduk yang biasa kita sebut sebagai naga, tapi karena ras naga itu jarang muncul hanya sebagian orang saja yang tahu akan keberadaanya.

Perlu kalian ketahui bahwa ras naga juga akan muncul dicerita anime Maogakuin, mungkin pada cour ke-2.

Anos bilang kepada Igareth bahwa dirinya berasal 2000 tahun dari masa depan, meski saat ini Igareth masih hidup namun pada timeline asli Igareth itu telah tiada.

Maka dari itu untuk benar-benar menyelamatkan Igareth dari kematian yang mengenaskan, Anos harus membunuh Igareth menggunakan pedang Venuzdonoa agar bisa bereinkarnasi di masa depan.

Tentu terbunuh oleh pedang Venuzdonoa akan mengelabuhi para dewa yang ada.

Nahh ketika terdapat orang yang membantu maka balas budi adalah sikap bagi para pahlawan, maka dari itu sebagai ucapan terimakasih Igareth bertanya tentang hal apa yang bisa dia lakukan, Anos pun bilang;

“Setelah bereinkarnasi Anos meminta Igareth untuk menyebarkan suatu rumor mengenai Avos Dilhevia”

(Igareth akan berperan penting disepanjang Arc kali ini)

Setelah berhasil membunuh Igareth terdapat tulisan pada dinding;

“Untuk Raja Iblisku, sampai jumpa pada 2000 tahun lagi, kali ini, mungkin, aku pasti akan jatuh cinta kepadamu lagi”

Tulisan itu berasal dari Abernyu atau dewa penghancur selaku pedang Venuzdonoa.

Pada dinding itu juga tertulis Anos harus menunggu hingga malam hari agar dapat bertemu dengan Erumeido, sembari menunggu malam hari dan daripada gabut Misha bertanya;

“Apakah Shin bisa merasakan cinta meski akar muasalnya adalah pedang sihir?”

Anos pun bilang;

“Jika seseorang yang tulus tidak bisa mendapatkanya, maka dunia seperti itu layak untuk dihancurkan”

Ucap seorang dewa militia kepada Anos.

Militia adalah dewa pencipta yang sangat menyanyangi dunia yang dia ciptakan~

Hingga tak terasa hari pun menjadi malam, sebelum pergi ke tempat Erumido, Anos ingin berziarah kepada rekan atau pasukanya yang telah lama gugur.

Anos juga memberitahu bahwa mereka telah menang mengingat 2000 tahun di masa depan dunia telah mencapai kedamaian~

Setelah berziarah ke makam pahlawan, Anos dan Misha segera pergi ke tempat Erumeido, tidak disangka secara diam-diam Erumeido sedang mengembangkan sebuah sihir untuk merebut tatanan atau kekuatan para dewa.

Dari sini kita jadi tahu, selain menciptakan musuh yang setara dengan Anos, Erumeido juga ingin mencuri kekuatan milik Nousgalia memanfaatkan rencana milik Kanon dan Nousgalia dalam menciptakan Avos Dilhevia.

Tapi perlu diingat bahwa sihir untuk merebut tatanan atau kekuatan dewa masih belum sempurna~

Disisi lain, meski raja iblis tirani telah tiada nyatanya manusia tetap membenci ras iblis bahkan berniat untuk membunuh Anos pada 2000 tahun mendatang.

Maka dari itu pahlawan Kanon meminta ijin kepada Shin untuk menyebarkan raja iblis palsu bernama Avos Dilhevia.

Sama seperti kejadian pada season pertama, bahwa pahlawan Kanon berniat menjadi raja iblis dan mati terbunuh agar kebencian manusia terhadap ras iblis bisa mereda.

Selain itu Kanon ingin memperlihatkan kedamaian kepada Anos Voldigoad~

Meski begitu Shin yang sangat setia menolak untuk berlutut kepada raja iblis palsu walaupun hanya sekedar pura-pura, bagaimana pun apapun masalahnya pasti sang raja iblis tirani bisa mengatasinya.

Kanon kembali menekankan;

“Apakah kita semua harus menyerahkan semua masalah kepada Anos? Apa lu sebagai tangan kananya gak ngerasa kasian? Dan.... apa lu tega liat tuan lu terus memikirkan solusi tanpa beristirahat? Kagak kan?”

Maka dari itu demi meringankan beban milik Anos menyebarkan raja iblis palsu adalah solusi terbaik, selain itu setelah bereinkanasi Kanon telah berjanji akan menjadi teman baik bagi Anos.

Dan sudah sewajarnya sebagai seorang teman saling membantu satu sama lain, seketika membuat Shin tertampar dengan kenyataan yang ada~

Meski Shin masih tidak setuju, tapi dirinya juga tidak perduli dengan apa yang akan pahlawan Kanon lakukan, dengan kata lain Shin memperbolehkan Kanon untuk menyebarkan raja iblis paslu selaku Avos Dilhevia.

Melihat tatapan mata dari Reno membuat Kanon sadar bahwa Shin berubah berkat rasa cinta yang diberikan oleh Reno, Reno yang juga baru sadar bahwa dirinya cinta dengan Shin langsung segera mengungkapkan akan perasaanya.

Sama seperti perkataan dari Kanon meski tidak merasakan cinta tapi Reno telah mengisi kekosongan hati milik Shin, disaat momen romantis itu sekaligus menjadi hari terakhir bagi Shin di hutan Arharten.

Setelah berkelilng disepanjang hutan, Shin telah membunuh semua hewan buas surgawi dan memastikan bahwa Nosugalia telah pergi dari hutan.

Sebelum pergi ke Dilhade dan sebagai ucapan terimakasih, Shin akan mengambulkan satu permintaan dari Reno, secara mengejutkan ‘menikah’ adalah permintaan sekaligus keinginan dari Reno.

Tentu sebagai tangan kanan dari Raja Iblis, Shin akan mengabulkan permintaan dari Reno~anjays.

Menggunakan tradisi pernikahan spirit atau roh, Shin dan Reno kini sedang menjalankan upacara pernikahan, menariknya Reno berkata;

“Bahwa dirinya berharap Anos bisa melihat pernikahan mereka”

Shin pun menjawab;

“Bahwa tuanya mungkin sedang melihat mereka dari 2000 tahun di masa depan, mengingat tuanya itu adalah raja iblis tirani”

Begitu mereka melakukan kissu kini Shin dan Reno telah resmi menjadi pasutri atau pasangan suami istri, anjays.

Hari pun menjadi malam, ingin mengenal Shin lebih jauh lagi Reno bertanya tentang pertemuanya dengan Anos selaku raja iblis tirani.

Perlu kalian ingat kembali bahwa akar muasal atau wujud asli dari Shin itu adalah pedang sihir atau pedang kuno yang dibuat oleh leluhur iblis untuk mengalahkan dewa.

Dikarenakan satu dan berbagai macam kejadian secara ajaib Shin mendapatkan tubuh seperti seorang manusia, mengingat tujuan dibuatnya pedang itu untuk baku hantam hampir setiap hari Shin selalu bertarung baik dengan iblis maupun manusia.

(jadi siapa aja yang ada dihadapanya langsung ditrabas)

Dari semua pertarungan, Shin sama sekali belum pernah merasakan kekalahan, meski selalu winstreak atau menang nyatanya hanya rasa hampa yang selalu menyelimuti hatinya.

Hingga pada suatu hari dirinya bertemu dengan Anos selaku sang raja iblis tirani, meski telah mengeluarkan kekuatan sejati nyatanya dari 100 kali serangan tidak satupun yang mampu melukai bahkan menyentuh Anos.

Shin bertanya;

“Kenapa kamu begitu kuat?”

Anos menjawab;

“Jika tidak kuat atau overpower, maka dirinya tidak bisa menyelamatkan atau melindungi siapapun”

Anos yang sadar bahwa di dalam hati Shin penuh dengan kegabuta meminta Shin untuk menjadi tangan kananya, dengan begitu Anos akan memberikan alasan dan lawan yang layak ditebas agar hati tidak merasa hampa.

Itu lah alasan kenapa Shin sangat setia serta pertemua dengan tuanya selaku Anos Voldigoad~

Seperti janjinya setelah pernikahan selesai Shin akan pergi untuk bereinkarnasi, para peri titi pun bilang bahwa upacara pernikahan masih belum selesai, bagaimana pun upacara pernikahan berakhir ditutup dengan aktifitas nge-W di dalam kamar.

Kyaa~

Beberapa hari setelah pernikahan Reno pingsan dan kini sedang diperiksa oleh pohon Eniyunien.

Secara mengejutkan alasan Reno pingsan yakni di dalam tubuhnya terdapat mana iblis dan juga roh dengan kata lain saat ini Reno sedang mengandunganak dari Shin.

Satu hal yang perlu diperhatikan saat ini legenda atau rumor dari anak yang dikandung masih belum jelas, merasa khawatir dengan keadaan istrinya Shin mengajutkan diri untuk tinggal di hutan Arhartern.

Baca juga: Tempat Nonton Anime Subtitle Indonesia Gratis dan Berbayar

Namun dengan cepat Reno menolak akan tawaran itu mengingat suaminya adalah tangan kanan dari raja iblis, sebelum pergi Shin pun bilang;

“Kalau anaknya laki maka namanya Godou, dan kalau anaknya perempuan bernama Misa gak pake huruf H”

Sebagai salam perpisahan Reno memberikan sobekan kertas tentang “Peri Cinta Flan” sebagai jimat, peri cinta flan adalah roh yang meminjamkan tubuhnya kepada roh yang telah mati untuk menyatakan cinta kepada orang yang mereka sayang.

Sesampai di Dilhade, Shin mulai mengeluarkan sihir untuk bereinkarnasi, tapi hal itu langsung dicegah oleh para titi peri, mereka pun bilang;

“Shin harus kembali ke hutan Arharten karena sebentar lagi Reno akan hilang”

Lah kenapa kok bisa seperti itu? Simak aja terus pokoknya!

Disisi lain dikala menyirami bunga, pohon Eniyunien bilang bahwa sebentar lagi akan menghilang, mengingat rumor atau lengendanya itu adalah “Ibu dari para roh” tapi saat ini dirinya mengandung anak setengah iblis.

Dengan kata lain lain mengandung anak iblis bertentangan dengan legendanya yakni ibu dari segala roh, sekarang jadi ibu iblis dan roh dong?

Tak lama setelah itu Nousgalia muncul untuk mengambil anak milik Reno, ternyata anak yang dikandung oleh Reno tercipta dari sebuah legenda tentang Raja Iblis Tirani selaku Avos Dilhevia.

Yep, sama seperti perkataanya bahwa Reno memiliki mandat atau kewajiban untuk mengandung anak dewa yang nantinya akan membunuh Anos Voldigoad, jadi itu bukan anaknya Shin~wayalah.

Tanpa membuang banyak waktu lagi Nousgalia langsung mengambil Misa selaku anak dari Reno, namun Reno yang tidak tega menggunakan air mata bunga lili untuk meciptakan “Roh ruang dan waktu” untuk membawa Misa ke masa depan lebih tepatnya 2000 tahun ketika Anos Voldigoad bereinkarnasi.

Reno yakin bahwa Anos memiliki cara untuk menyelamatkan Misa, karena semakin dibiarkan Nousgalia semakin ngebacot, tanpa pikir panjang Shin langsung menusuknya.

Sebelum dirinya menghilang Reno meminta maaf ternyata anak yang dikandun bukanlah anak dari Shin, Reno juga meminta maaf karena semasa hidupnya tidak bisa mengajarkan tentang cinta kepada Shin.

Dikarenakan Misa tercipta dari sebuah rumor atau legenda tentang raja iblis tirani, Reno meminta Shin untuk membunuh Misa pada 2000 tahun ke depan, bagaimana pun Shin tidak akan membiarkan terdapat raja iblis tirani selain tuanya selaku Anos Voldigoad.

Setidaknya itu yang dipikirkan oleh Reno, pada kenyataanya Shin menganggap bahwa Misa adalah anaknya sendiri, bahkan Shin juga berjanji akan melindungi Misa dan menyebarkan rumor tentang raja iblis palsu meski Shin harus mati akibat mengkhianati tuanya sendiri.

Dengan kematian Reno dan juga kepergian Misa ke 2000 tahun di masa depan, mengakhiri sihir waktu yang bernama <Revalon> kini Anos dan kawan-kawan telah kembali ke masa depan untuk berhadapan dengan Misa selaku Avos Dilhevia~

Dikala perjalanan menuju ke tempat Avos, Melheis mengumumkan kepada Anos bahwa 7 tertua iblis akan mengeksekusi siswa berseragam putih jika Anos tidak segera menambakan diri.

Siswa berseragam putih adalah darah campuran selaku sentengah manusia dan juga setengah iblis, Anos yang sadar bahwa terdapat kejanggalan langsung berspekulasi bahwa tujuan Melheis yakni untuk mengulur waktu, kenapa?

Saat ini Avos masih berusaha untu mencari pedang Venudonoa, dan dengan disibukanya Anos dalam menyelamatkan siswa darah campuran membuat Avos memiliki banyak waktu untuk mencari dimana pedang Venuzdonoa berada.

Lah kenapa pake acara nyari pedang Venuzdonoa segala?

Dengan menggunakan pedang perusak hukum selaku Venuzdonoa maka secara otomatis Anos bisa dimusnahkan, setidaknya itu yang Avos pikirkan.

Agar masalah cepat selesai Sasha dan Misha mengajukan diri untuk pergi menyelamatkan para siswa, sementara Anos, Ray, dan Lina pergi ke tempat Avos dan Shin berada.

Sudut padang dibagi menjadi beberapa bagian;

{Anos}

Dikala perjalanan menuju ke ruang tahta, Anos bertemu dengan Menou-sensei, dirinya pun bilang;

“Bahwa Avos berada diruang upacara, raja roh selaku Shin berada di ruang singgasana, sedangkan untuk keberadaan Nousgalia entah berada dimana”

Setelah memberikan informasi, Anos menyuruh Menou untuk memandu Eleonor dan Zeshia dalam mengevakuasi siswa darah campuran.

Merasa penasaran akan hal itu, Ray bertanya kenapa Shin dan Avos berada di tempat yang berbeda? Anos pun menjawab;

Bahwa raja iblis sangat lemah dengan pedang Evansmana atau dengan kata lain sebuah mala petaka jikalau Avos sampai bertemu dengan Ray selaku pengguna pedang Evansmana.

Maka dari itu untuk mencegah bertemunya Ray dengan Avos mereka berdua sengaja di tempat yang berbeda agar bisa melakukan teleportasi begitu mengetahui siapa lawanya.

Kalau ketemu Anos ya berarti Avos tinggal teleport, dan jika ketemu Ray ya berarti Shin tinggal teleport, intinya Avos mengincar sebuah sekenario Avos melawan Anos sedangkan Ray melawan Shin atau Nousgalia.

Sayang, dikala sedang berdiskusi hawa keberadaan mereka terdeteksi oleh iblis yang berasal dari 2000 tahun lalu, untungnya saja dengan menggabungkan kekuatan Ray dan Anos bisa membungkam mereka semua.

Tanpa membuang banyak waktu lagi Ray akan pergi ke tempat upacara agar bertemu dengan Avos, sedangkan Anos pergi ke tempat singgasana agar bertemu dengan Shin selaku raja roh.

Dan benar saja sama seperti dugaan bukanya bertemu dengan Shin diruang singgasana justru Anos malah bertemu dengan Avos, secara mengejutkan ternyata Ray juga pergi bersama Anos.

Lah terus yang pergi ke ruang upacara siapa?

Ya kan akar muasal milik Ray lebih dari satu biji yak, tinggal bikin clone aja deh buat lawan Shin dan juga Nousgalia.

Meski begitu, dengan gaya lord Ayanokouji, Avos berkata;

“Semuanya masih berada dalam kendaliku”

Menggunakan sihir <Limnet> atau prespektif jarak jauh, Avos Dilhevia memperlihatkan para siswa darah campuran yang akan segera dieksekusi~

Sesampai di kolosium, Melheis menyuruh salah satu iblis bernama Nihid untuk mengeksekusi salah satu siswa darh campuran, tidak tega akan hal itu siswa bernama Igareth menawarkan diri menjadi iblis pertama yang akan dieksekusi.

Yep, beliau ini adalah Igareth selaku orang yang pernah diselamatkan oleh Anos pada timeline masa lalu.

Igareth juga mengungkapkan identitas aslinya sebagai keturunan pahlawan, nah dikarenakan ras iblis sangat benci dengan pahlawan Melheis menyuruh Nihid untuk segera mengeksekusi Igareth.

Secara mengejutkan sebelum dibawa ke atas kolosium Nihid berkata;

“Pinjam dulu seratus.....” – Nihid

“Ehhh” – Igareth

Seperti anime pada umumnya, Nihid bertanya sebelum dieksekusi apakah Igareth memiliki kata-kata terakhir, Igareth pun bilang;

“Bahwa dirinya hanya percaya kepada raja iblis asli dimana memberikan kedamaian sejati bagi dunia, dikarenakan Igareth telah menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Anos maka dirinya sudah tidak memiliki penyesalan.”

Secara mengejutkan bahwa Igareht juga setuju dengan perkataan dari Igareth~

Ketika Melheis bertanya;

“Kenapa kamu kok berani memberontak terhadap raja iblis tirani?”

“Memberontak? Nihid? Gua Devidora bangsat!!”

Yep dia adalah Devidora selaku iblis yang menyiksa bahkan ingin membunuh Igareth.

Ingin memberi paham kepada para pemberontak, Melheis menyuruh semua tertua iblis untuk segera membasmi murid darah campuran, sayang bahwa beberapa murid darah campuran juga iblis yang berasal dari 2000 tahun lalu dimana kekuatanya lumayan overpower.

Tapi tetap mengingat 7 tertua iblis tercipta dari darah Anos Voldigoad menjadikan mereka jauh lebih overpower dibanding para pemberontak, bahkan ketika Devidora dan Igareth telah bekerja sama kekuatan mereka sama sekali tidak sebanding dengan tuju tertua iblis.

Setidaknya, sebelum waifu gua yang bernama Sasha menghancurkan semua sihir menggunakan <Mata Iblis Kehancuran> yang kemudian Misha membekukan semua tuju tertua iblis~

Kembali lagi ke ruang singgasana, meski kekacauan melanda Avos tetap berkata bahwa semua masih berada dalam kendalinya, mengingat masih terdapat murid seragam putih yang berada ditempat berbeda.

Sayang, pada kenyataanya di tempat lain juga para iblis bekerja sama untuk menyelamatkan siswa seragam putih, menyadari terdapat kejanggalan membuat Avos sadar bahwa Anos telah mengubah masa lalu.

Satu hal yang membuat Avos penasaran yakni tentang bagaimana cara mereka berkomunikasi, Anos pun menjawab;

“Pinjam dulu seratus merupakan kode atau kata sandi”

Dimana ketika terdapat iblis yang merespond ketika mendengar pinjam dulu seratus maka dapat dipastikan iblis itu berasal dari 2000 tahun yang lalu.

Itulah kenapa sebelum membawa Igareth ke tengah kolosium Nihid atau Devidora menyebut sebuah kode yakni;

“Pinjam dulu seratus”

Meski begitu tetap saja Avos bilang bahwa semuanya masih berada dalam genggamanya, yep setelah berhasil mengalahkan kloninganya Ray menggunakan hewan Gennul, Shin menteleport Anos ke ruang upacara.

Menariknya bukan mengajak baku hatam melainkan Shin ingin mendapatkan penghakiman berupa kematian, hal itu dibuktikan ketika Shin mengeluarkan pedang pemutus bernama Deltoros.

Meski pedang Deltoros sangat kuat namun akar muasal atau umur penggunanya yang akan menjadi bayaranya, Shin sendiri sadar sekuat apapun senjata yang dia gunakan tetap saja tidak bisa mengalahkan Anos Voldigoad.

Tapi hal itulah yang memang diincar oleh Shin, terbunuh oleh pedang, atau dibunuh tuanya sendiri, lah kenapa Shin pengen mati?

Alasan tersebut yakni dikarenakan Shin telah mengkhianati tuanya sendiri~

Anos yang sadar bahwa kata-kata tidak bisa menyadarkanya langsung menyuruh Shin untuk memotong tangan kananya, dengan begitu Shin tidak lagi menjadi tangan kanan bagi Anos.

Begitu mendapatkan ijin dari Anos menggunakan kekuatan penuh Shin langsung memotong tangan kanan tuanya, sayang bahwa serangan tersebut tidak mampu memotong dan hanya menyebabkan luka goresan saja.

Anos pun bilang;

“Mungkin jika masih berada pada 2000 tahun yang lalu Anos tidak ragu untuk membunuh Shin sebagai bentuk pernghormatan”

Tapi para era ini Anos memiliki seorang ayah yang sangat menyanginya, Anos sendiri pasti akan menyuruh Shin untuk berkhianat atau menyebarkan rumor tentang raja iblis palsu agar bisa menyelamatkan Misa selaku anaknya.

Bagaimana pun Shin adalah ayah dari Misa yang agak ada huruf H-nya.

Dengan penuh keraguan Shin bertanya;

“Apakah Misa yang gak ada huruf H-nya mau menerima Shin sebagai seorang ayah?”

Sembari memberikan separuh pedang sihir, Anos bilang;

“Bahwa Misa selalu menjaga pedang peninggalan milik Ayahnya, dan kalau bukan Shin, siapa lagi orang yang layak untuk menjadi ayahnya Misa?”

Seketika menyadarkanya dan Shin juga ingin melanjutkan tugasnya sebagai tangan kanan rasa iblis

Disisi lain telah terjadi pertempuran sengit antara Ray melawan Avos Dilhevia, berkat rumor tentang raja iblis tirani adalah sesuatu hal yang mudah bagi Avos untuk mengalahkan Ray.

Avos pun bilang;

“Jika Ray cinta dengan Misa maka turuti perintahku dan jadilah milik Avos, bagaimana pun Avos juga cinta dengan Ray mengingat Avos itu adalah Misa”

Ray pun menjawab:

“Jika Avos cinta dengan Ray maka itu adalah perasaan milik Misa yang asli”

Menggunakan kekuatan bucin bernama <Theo Torearos> Ray hampir saja melukai Avos Dilhevia, sayang tak lama setelah itu Nousgalia datang sembari berkata;

“Diamlah pedang Evansmana, perintah dewa itu mutlak”

Seketika menghilangkan berkat dan kekuatan sejati dari Evansmana, tepat ketika Avos ingin mengeksekusi Ray datanglah Anos dan Shin untuk join baku hantam.

“Perintah dewa itu mut----“ – Nousgalia

“Bacott” – Anos

Sembari menunggu Avos mendapatkan pedang Venuzdonoa disini Anos meminta Ray untuk baku hantam dengan Avos, sementara dirinya dan Shin akan ngobrol-ngobrol dengan Nousgalia.

Lahh kenapa Anos harus nunggu Avos mendapatkan pedang Venuzdonoa?

Ya biar agak menantang aja sih, ya kali langsung instant dead, gak seru dong!

Sudut padang dibagi menjadi dua bagian;

{Shin vs Nousgalia}

Biar Nousgalia gak bacot mulu, Anos akan memberikan pengalaman ‘rasa takut’ yang sebenarnya untuk Nousgalia, dengan cepat Nousgalia menjawab;

“Bahwa dewa adalah tatanan atau hukum jadi tidak memiliki perasaan seperti manusia, dengan kata lain rasa takut tidak berlaku bagi para dewa”

Tanpa membuang banyak waktu lagi, Nousgalia langsung mengeluarkan wujud asli untuk berhadapan melawan Anos, sayang bahwa Anos tidak akan menjadi lawanya melainkan Shin selaku tangan yang akan baku hantam.

Terdapat tiga alasan, yang pertama Nousgalia tidak layak menjadi lawanya Anos, yang kedua Shin ingin melakukan balas dendam atas kematian istrinya, dan yang ketiga Anos ingin fokus mengeluarkan 2 sihir salah satunya agar dunia tetap baik-baik saja.

Bagaimana pun meski Nousgalia sangat tengil dan nyebelin tapi tanpa dirinya atau jikalau dirinya mati maka dunia militia atau dunia yang ditinggali akan hantod atau hancur total tod.

(Mengingat Nousgalia merupakan salah satu tatanan bagi dunia)

Seperti kata pepatah yakni ora gelud, ora smile terjadi pertempuran sengit antara Shin melawan Nousgalia.

Sayang bahwa kekuatan dewa memang tidak bisa diremehkan bahkan Shin yang dijuluki sebagai orang terkuat di dunia sangat kualahan ketika baku hantan melawan Nousgalia.

Melihat kertas sobekan tentang peri cinta flan yang terjatuh dengan cepat Shin langsung segera mengambil kertas itu, bagaimana pun kertas tersebut merupakan pemberian terakhir dari Reno selaku mendiang istrinya.

Akibat dirinya lengah ketika mengambil kertas, Nousgalia melemparkan pedang dewa bernama Rodo-yuei, seketika api pensucian membakar Shin hingga ke tulang-tulangnya.

Secara mengejutkan diwaktu yang sama ketika Nousgalia menusuk Shin bersama sobekan kertas, Lina selaku roh genayangan kini menampakan wujud aslinya.

Yep, ternyata identitas asli dari Lina adalah Reno selaku ibu dari segala roh~

Perlu diingat tubuh pinjaman dari peri cinta flan memiliki kapasitas mana yang sangat terbatas, jikalau mengeluarkan kekuatan yang berlebihan maka tubuhnya akan segera menghilang.

Meski begitu demi mengambil Misa selaku anak tercinta, Shin dan Reno akan berjuang meski berujung pada kematian.

Tek-tek-tek-tek-tek terjadi pertempuran part ke-2 antara Nousgalia melawan Shin dan juga Reno.

Dibantu oleh para roh seperti titi peri, Linion, , Gigadeas, Migelonov selaku pohon perang besar dan juga Gennul selaku roh serigala petir membuat Nousgalia kini berhasil dipojokan.

Seperti kata Nousgalia bahwa ketika dirinya mati maka dunia militia akan hancur akibat salah satu tatananya meghilang, namun karena Anos menyuruh untuk baku hantam secara brutal tanpa memikirkan resikonya.

Shin langsung memotong akar muasal Nousgalia hinga menjadi beberapa juta biji keping, bahkan seorang dewa sekalipun ketika akar muasalnya dicincang tetap bisa merasakan kesakitan.

{Ray vs Avos}

Disisi lain telah terjadi baku hantam part ke-2 antara Avos melawan Ray, dikarenakan Evansmana telah kehilangan kekuatan sejatinya membuat Avos dapat menghancurkan beberapa biji akar muasal milik Ray menyisakan satu biji saja.

Untuk yang kedua kalinya Avos membuju Ray agar supaya menjadi miliknya, bagaimana pun Misa dan Avos itu adalah satu orang yang sama, terlebih lagi jika Ray menyerang Avos maka sama saja dirinya menyerang Misa.

Ray pun bilang;

“Dari awal pertarungan hingga membujuk Ray untuk menjadi Avos, semua itu dilakukan hanya demi mengulur waktu”

Bagaimana pun, kalau Ray sampai mati maka Anos akang langsung membunuh Avos.

Merasa emosi akan hal itu meski peryataan Ray 100% benar tapi kali ini Avos benar-benar akan membunuhnya, menggunakan teknik “Pedang Pembelah Surgawi” yang diajarkan oleh Shin, Ray mampu memisahkan akar muasal milik Misa dan juga Avos.

Baca juga: Ulasan Cerita Anime Megami no Cafe Terrace Bahasa Indonesia [PLOT]

Meski berhasi dipisahkan pada dasarnya Avos dan Misa adalah satu orang yang sama, dengan kata lain jika Avos mati maka secara otomatis Misa juga akan mati.

Secara mengejutkan meski dirinya akan mati tapi setidaknya Misa sudah pernah merasakan punya teman baik, dicintai oleh Ray, dan memiliki raja iblis yang sangat baik hati.

Daripada bergabung dengan Avos yang suka menindas orang hingga berani melawan raja iblis asli alangkah baiknya Misa mati aja.

Merasa emosi akan hal itu menggunakan sihir <Jio Graze> Avos mengarahkan ke arah Ray, namun dengan cepat Misa menjadi tameng yang kemudian Ray menebas Avos Dilhevia untuk membunuhnya~

Sayang, meski nampak terbunuh nyatanya Avos Dilhevia bisa bangkit kembali, lah kok bisa? Kok iso?

Ya apalagi kalau bukan karena pedang perusak hukum bernama Venuzdonoa, hal ini sekaligus menjawab kenapa Avos tidak ragu mengarahkan sihir <Jio Graze> ke arah Ray dan juga Misa.

Dengan adanya pedang Venuzdonoa maka segala hukum tidak berlau dan Avos juga bisa membunuh Misa tanpa memperdulikan resikonya.

Tepat ketika Avos ingin membunuh Misa munculah Anos yang datang untuk baku hantam, bagaimana pun sesuai janjinya ketika Avos telah mendapatkan pedang Venuzdonoa maka Anos lah yang akan menjadi lawanya.

Dengan penuh percaya diri Avos berkata;

“Akan sangat mudah membunuh Anos mengingat segala hukum tidak berlaku dengan adanya pedang Venuzdonoa”

Dengan kata lain ketika pedang Venuzdonoa berada di tangan Avos maka kekalahan dan kematian akan menjadi akhir bagi Anos Voldigoad.

Tapi tunggu deh, ini logikanya Avos gimana sih? Kan pas jaman mitologi aja Anos bisa mengalahkan dewa arbenyu dan diubah menjadi pedang, berarti.... dengan kata lain tanpa pedang Venuzdonoa pun Anos udah overpower kan? Aneh deh...

Lebih anehnya lagi, Avos bilang;

“Tanpa adanya pedang Venuzdonoa, Anos Voldigoad hanyalah mas-mas random yang suka nongkrong dipinggir jalan~wayalah”

----- new dataset -----

Tidak tingal diam dengan nada provokasi Anos bilang bahwa dirinya telah menyelesaikan sebuah sihir baru, sihir apakah itu? Simak aja terus pokoknya ya!

Tanpa membuang banyak waktu lagi terjadi baku hantam antara Avos melawan Anos, dikarenakan sama-sama raja iblis tirani pertempuran itu menghasilkan kehancuran yang sangat amat dasyat.

Secara mengejutkan dibekali dengan pedang Venuzdonoa membuat Avos lebih kuat daripada Anos, bahkan Avos telah berhasil memasukan Anos ke dalam dimensi kehancuran.

Ketika Avos ingin selebrasi sampai lupa kalau lawanya sang raja iblis tirani asli, bagaimana pun ketika Anos mengaktifkan mata sihir bernama <Messhi no Magan> segala kekuatan dewa dan tatananya akan hancur dihadapan Anos Voldigoad.

Tidak terkecuali kekuatan sejati dari dewa penghancur selaku pedang Venuzdonoa.

Biar Avos tau akan perbedaan kekuatan, disini Anos menghancurkan akar muasal Avos yang kemudian membangkitkan kembali dengan sihir kebangkitan.

Meski sudah terpontang panting kesana kemari, tetap saja Avos bilang;

“Semuanya masih dalam rencananya”

Bussett udah kek Ayanokouji aja nih cewek.

Menggunakan sisa kekuatanya, Avos membebaskan Nousgalia dari dalam kristal, dan sesuai dengan tujuanya Avos menusuk akar muasalnya menggunakan pedang Venuzdonoa untuk mengembalikan kembali tatanan milik dewa abernyu selaku dewa penghancur.

Dengan bangkitnya kembali tatanan dewa penghancur menciptakan mata hari penghancuran bernama <Sajieldunave> seketika cahaya kehancuran menyinari dunia untuk menghancurkan semua makhluk termasuk Avos Dilhevia.

Ketika Nousgalia ingin melakukan selebrasi sampai lupa kalau lawanya sang raja iblis tirani, bukanya dihancurkan oleh matahari penghancuran nyatanya Anos masih bisa berdiri dengan sehat walafiat.

Mulai dari titik ini Nousgalia heran kenapa Anos Voldigoad tidak mati terkena cahaya penghancur, padahal matahari penghancuran tidak pernah gagal dalam memusnahkan iblis pada jaman mitologi.

Mengaktifkan kembali mata sihir perusak hukum selaku <Messhi no Magan> Anos menyuruh Nousgalia pergi dan menyusun rencana yang baru, namun ketika Nousgalia ingin pergi secara mengejutkan tubuhnya mendadak tidak bisa bergerak.

Dengan nada provokasi Anos bilang;

“Alasan Nousgalia tidak bisa bergerak yakni karena merasa takut”

Nousgalia kembali menekankan;

“Bahwa dewa tidak punya hati sangat mustahil bagi dirinya merasa ketakutan”

Terlebih lagi kalau Anos membunuh Nousgalia maka dunia militia akan hantod atau hancur total tod, untuk membuktikan akan hal itu disini Anos memberikan 2 penawaran.

Yang pertama jika Nousgalia bisa tertawa maka sudah dipastikan dirinya tidak memiliki hati karena tidak merasa takut, maka dari itu Anos akan menghukumnya namun tidak sampai menghancurkan Nousgalia agar dunia tetap baik-baik saja.

Tapi jikalau Nosugalia tidak bisa tertawa berarti dirinya merasa takut dan Anos harus menghancurkan Nosugalia mengingat dirinya masih memiliki hati, karena jika memiliki hati maka Nousgalia menghancurkan ras iblis demi kepentinganya sendiri.

Berkat intimidasi ala wibu psikopth, memaksa Nousgalia untuk tersenyum dengan begitu Nosugalia masih ingin hidup mengingat dirinya takut untuk dihancurkan, lah gimana sih?

Jadi kedua pilihan itu sebenarnya berakhir sama saja, jika Nousgalia tertawa maka dirinya takut mati dan berarti punya hati karena bisa merasa takut.

Dan jika tidak bisa tertawa maka Nousgalia punya hati karena dirinya merasa takut untuk dihancurkan.

Lah kok sama aja? Ya pada intinya emang sama.

Merasa emosi akan hal itu Nousgalia langsung menyerang Anos namun dengan cepat Anos langsung menusuk akar muasal Nousgalia sembari berkata;

“Jika Erumeido mau tunduk dan menuruti perintah Anos, maka satu permintaanya akan dikabulkan”

Permintaan yang dimaksud yakni memindahkan kekuatan dan tatanan dewa Nousgalia menjadi milik Erumeido.

Yep, ketika Avos baku hantam melawan Ray dan Shin baku hantam dengan Nousgalia, Anos telah berhasil menyelesaikan sihir untuk mencuri kekuatan dewa yang telah dikembangkan oleh Erumeido.

Karena tatanan dewa telah berpindah, maka Anos bisa membunuh Nousgalia tanpa merusak dunia militia~

Mengingat Reno meminjam tubuh peri cinta flan perlahan-lahan tubuh aslinya mulai menghilang, setelah memberi salam perpisahan kepada Misa dan juga Shin untuk pertama kalinya Shin menangis atas kepergian Reno selaku mendiang istrinya.

Secara mengejutkan ketika Reno menangis terdapat bunga lili yang berasal dari air mata milik Reno.

Seperti biasa bahwa pahlawan selalu datang terlambat, Anos bilang bahwa terdapat cara untuk menyelamatkan Misa dan juga Reno.

Tanpa membuang banyak waktu lagi Anos menyuruh Ray untuk menebas Misa dan ketika Misa mati Anos akan mengubah akar muasalnya menjadi roh sepenuhnya.

Nah mengingat legenda roh dapat diteruskan asalkan mirip atau nyambung, maka Anos meneruskan sebuah legenda milik Avos yakni;

“Setelah mati terbunuh oleh Evansmana, Avos bereinkarnasi kembali menjadi roh sepenuhnya bukan setengah iblis, roh itu bernama Misa selaku anak dari roh agung reno”

Lah tapi kan kalau legenda atau rumor gak disebar tetap saja gak bisa dong? Iya bener, tapi perlu diingat pada timeline masa lalu Anos menyuruh Igareth untuk menyebarkan rumor tentang Avos Dilhevia.

Rumor yang disebarkan kurang lebih isinya sama seperti yang Anos ucapkan tadi.

Nahh dikarenakan Misa sudah menjadi roh sepenuhnya maka tidak ada alasan bagi Reno untuk dihilangkan, bagi yang lupa Reno mati karena legendanya yakni “Ibu dari segala roh” tapi malah mengandung anak setngah iblis.

Karena saat ini Misa yang agak ada huruf H-nya udah sepenuhnya menjadi roh maka legenda milik Reno sudah tidak bertentangan lagi yakni “Ibu dari Segala Roh”.

{Upacara}

Setelah semuanya selesai 7 tertua iblis mengadakan upacara dalam memperingati bangkitnya Raja Iblis Tirani asli, agar rumor milik Misa terus menyebar pada upacara itu Anos juga menenkankan kembali rumor tentang Avos Dilhevia.

Anos juga menghapus sistem kasta seperti darah campuran dan juga darah murni, pada dasarnya semua iblis itu adalah makhluk yang setara, Anos juga menekankan;

“Kalau ada orang yang gak terima dengan peraturan baru maka datang kesini dan baku hantam bersamaku”~anjays

Sebuah acara gak lengkap kalau gak ada musik dangdutnya, wo ya jelas dong, setelah semua selesai mereka semua melihat, mendengar, dan menikmati konser dangdut para fan union.

{epilog}

Dikala sedang duduk di ruang singgasana, Sasha bertanya;

“Kenapa meski Matahari Penghancuran bersinar tapi semua orang bisa selamat? Padahal pada jaman mitologi cahaya dari matahari penghancuran dapat memusnahkan semua makhluk yang ada”

Anos menjawab;

“Bahwa matahari penghancur tidak menganggap ras iblis sebagai musuh, dan hanya menghancurkan Avos Dilhevia yang memang layak untuk dihancurkan”

Sasha yang bingung kembali bertanya;

“Kenapa konsepnya seperti itu? Padahal dewa penghancur itu seharusnya musuhnya Anos kan?”

“Lahh iya juga ya? Kok bisa gitu ya?”

Dari sini Anos mulai sadar bahwa sebagian ingatanya telah menghilang, hal itu dibuktikan ketika matahari penghancuran bersinar Anos sangat yaknin bahwa Abernyu atau dewa penghancur tidak akan menyerangnya.

Tapi ketika ditanya dewa Abernyu itu seperti apa, Anos sama sekali gak ingat bahkan gak tau bentukanya gimana, cewek atau cowok, dan alasan kenapa dewa Abernyu diubah menjadi kastil Delzogade dan juga pedang Venuzdonoa~wayalah.

“Lu pikir karena udah 12 episode animenya bakal tamat?”

Cour ke-2 dari anime maougakuin akan tayang kembali pada tahun 2024 membahas tentang pertemuanya dengan dewa militia selaku dewa pencipta dunia, syukur-syukur bisa sampai dewa Abernyu selaku waifu gua tuh.

Oke mungkin itu saja pembahasan mengenai nonton anime Maou Gakuin no Futekigousha Season 2 bahasa indonesia, sampai bertemu dikesempatan selanjutnya, stay kerad and keep kalem, akhir kata sampai jumpa.

Baca juga

Posting Komentar

Tata Cara Berkomentar Dengan Benar
~ Menggunakan bahasa yang sopan dan benar
~ Dilarang menggunakan bahasa kotor
~ Dilarang menyertakan link aktif
~ Dilarang memancing keributan