-->

Nonton Anime Another Part 2 Bahasa Indonesia

Sinopsis anime Another part 2 – mendapati info bahwa Matsunaga tinggal dihotel tempat dia bekerja, mereka semua pun sepakat untuk pergi ke hotel tersebut pada esok hari.

Nonton anime Another sub indo

Kebetulan hotel ini terletak di luar kota Yomiyama, barang siapa yang bisa keluar dari kota Yomiyama maka secara otomatis akan terbebas dari sebuah kutukan, namun berlaku juga sebaliknya.

Bahwa siapa aja orang yang berani keluar dari Yomiyama maka akan mengalami suatu hal yang buruk (kesempatan hidup 50:50) namun meskipun begitu keesokan harinya mereka semua benar-benar menuju ke hotel itu.
Pada saat perjalanan menunggani mobil terlihat truk yang sangat besar disamping mobil mereka, saking paniknya karena mengira bahwa truk itu akan menabrak, tak disangka bahwa saat ini mereka semua sudah keluar dari kota Yomiyama.

(atau dengan kata lain mereka semua sudah terbebas dari kutukan kelas 3 kelompok 3)

Tek-tek-tek-tek-tek hingga sampailah mereka ke sebuah hotel tempat dimana Matsunaga tinggal saat ini, namun sayang bahwa ternyata Matsunaga sedang pergi keluar hotel.

Karena gabut gak tau mau ngapain, sambil menunggu Matsunaga pulang mereka pun memutuskan untuk pergi ke pantai sambil menikmati suasana angin segar.

(mengingat lokasinya tuh dekat dengan laut).

Disini Misaki Mei tidak ikut ya karena terdapat acara keluarga, namun tak disangka sesampai dipantai mereka bertemu dengan Misaki yang ternyata acara keluarga itu yakni untuk pergi liburan ke pantai juga.

(bersenang-senang deh mereka semua)

Hingga pada akhirnya orang yang nanti-nanti pun telah tiba dan yep dia adalah Matsunaga selaku alumni dari kelas 3 kelompok 3 sekaligus orang yang telah berhasil menghentikan fenomena kutukan.

Secara singkat Matsunaga bilang bahwa dirinya menginggalkan “benda” itu pada kelas 3 kelompok 3 yang terletak digedung tua. Setelah dikasih tau secara tiba-tiba angin kencang pun menghempas dengan keras sehingga membuat bola voli pun terbang ke arah laut.

Mengingat harga bola volinya mahal dengan cepat Nakao berusaha untuk mengambil bola itu, namun sayang ketika dikejar, bola volinya malah terbawa oleh angin sehingga membuat Nakao justru melewati perbatasan kawasan aman untuk berenang.

Tak disangka pada saat itu juga terdapat kapal yang sedang melintas dan karena Nakao keluar dari kawasan aman untuk berenang pada akhirnya membuat Nakao pun meninggal akibat tergesek oleh baling-baling kapal.

(Lah bukanya kalau udah keluar dari kota Yomiyama itu udah aman?)

Setelah diselidiki ternyata kondisi Nakao sebelum pergi ke pantai telah mengalami kecelakaan, akibat dari itu membuat dirinya gegar otak akibat kepalanya terbentur sewaktu dirumah.

Jika saja Nakao tidak pergi ke pantai dan segera dibawa ke rumah sakit mungkin saja dirinya tidak akan meninggal dunia, namun dikarenakan tidak dibawa ke rumah sakit membuat Nakao pada akhirnya meninggal tepat pada saat dirinya berenang dipantai untuk mengambil bola voli.

(Perlu diingat bahwa Nakaou sudah meninggal sebelum dirinya tertabrak oleh kapal, atau gampangnya ya penyebab kematianya yakni ketika dirinya masih berada di kota Yomiyama)

Hari pun berganti karena telah mendapatkan informasi mengenai lokasi “benda bukti rekaman” untuk mengatasi kutukan, Koichi, Tesigawara, dan Yuuya pun akan pergi ke kelas 3 kelompok 3 yang terletak pada gedung tua atau bangunan lama.

Baca juga: Nonton Anime Another Part 1 Bahasa Indonesia

Sesampai didepan sekolah Koichi dan Tesigawara bertemu dengan teman kelasnya yang bernama Ayano dan juga Ogura, ketika ditanya kenapa mereka berdua berangkat kesekolahan.

Dengan cepat Koichi pun langsung bilang bahwa mereka akan mencari petunjuk tentang bagaimana cara untuk menghentikan kutukan, tentu dong setelah mendengar akan hal itu membuat Ayano dan Ogura seketika langsung menjadi terkejut.

Ketika ditanya apakah Ayano dan Ogura juga ingin ikut mencari petunjuk itu dengan cepat mereka berdua pun langsung menolaknya (pulang deh Ayano sama Ogura).

Hingga sampailah mereka berdua ke ruang klub seni untuk bertemu dengan Yuuya, namun tak disangka didalam ruangan itu terdapat Misaki Mei dan si Yuuya malah enggak ada.

Karena merasa curiga, Misaki Mei pun memutuskan untuk mengikuti mereka berdua

(baru dateng deh Yuuya).

Tek-tek-tek-tek-tek secara singkat cerita setelah mencari kesana kesini Koichi pun menemukan sebuah tape atau kaset yang berisikan rekaman milik Matsunaga selaku alumni kelas 3 kelompok 3 tahun berapa saya lupa.

Setelah diputar pada ruang rekaman, Matsunaga pun bercerita;

Pada jaman dahulu kala atau lebih tepatnya pada tahun 1983, Matsunaga ingin mengakui dosa yang dia perbuat sekaligus memberitahu cara agar dapat menghentikan fenomena kutukan pada kelas 3 kelompok 3.

Namun sebelum itu dirinya ingin bercerita atau mengakui dosanya terlebih dahulu, jadi gini nih;

Pada tahun 1983 kelas 3 kelompok 3 mengadakan piknik ke vila pada saat liburan musim panas, mengingat disana terdapat kuil bernama Yomiyama yang tidak terurus, para murid kelas 3 kelompok 3 pun membersihkan kuil tersebut sembari berharap agar supaya kutukan dikelasnya bisa segera ilang.

Namun sayang untuk menghilangkan kutukan tidak semudah itu fergianti. Tepat setelah mereka selesai berdoa secara tiba-tiba cuaca yang tadinya cerah seketika langsung menjadi hujan deras.

Mengingat kuil Yomiyama terletak didaerah pegunungan dan mengingat cuaca sedang hujan, para murid pun langsung bergegas untuk segera turun dari kuil itu.

Ketika perjalanan turun satu persatu murid pun mulai meninggal entah itu karena tersambar oleh petir, jatuh dari tebing, dan berbagai insiden kecelakaan lainya.

Tepat setelah turun dari gunung karena Matsugana melakukan sesuatu membuat kutukan perlahan-lahan mulai menghilang, sesuatu itu yakni.....

Pas mau ngasih tau terkait sesuatu itu, eehh secara tiba-tiba terdapat guru yang membuka pintu sehingga membuat mereka semua tidak mendengarkan akan sesuatu yang dimaksud oleh Matsunaga.

Lebih parahnya lagi, karena panik tadi ada guru yang membuka pintu membuat kaset rekaman milik Matsunaga pun menjadi putus, namun untungnya si Yuuya katanya bisa memperbaiki kaset tersebut namun ya membutuhkan waktu yang agak lama. *wayalah*

Disisi lain, ternyata alasan Ayano dan Ogura atau dua wanita yang ketemu didepan sekolah tadi gak mau ikut yakni;

Ayano ingin pergi keluar dari Kota Yomiyama agar supaya dirinya dan anggota keluarganya tidak terkena kutukan, namun sayang ketika keluarganya Ayano sedang dalam perjalanan keluar kota.

Secara tiba-tiba mobil yang digunakan pun kecelakan sehingga keluarganya Ayano meninggal akibat terjatuh dari jurang, begitu juga dengan Ogura karena telah mendukung temanya selaku Ayano untuk pergi keluar kota.

Kakaknya Ogura selaku wibu nolep atau seorang Hikikomori juga meninggal akibat bego atau alat berat yang menghantam tepat dikamar milik kakaknya. *wayalah*

Hari pun berganti mengingat saat ini merupakan musim panas murid kelas 3 kelompok 3 pun mengadakan liburan pada vila yang terletak didaerah pegunungan, karena Yuuya telah memperbaiki kaset yang rusak ditempo lalu mereka pun memutuskan untuk mendengarkan kaset itu kembali secara seksama, jadi gini nih;

Ketika turun gunung Matsunaga melakukan “sesuatu” sehingga bisa membuat kutukan dikelas menjadi hilang, sesuatu itu yakni dirinya tidak sengaja membunuh teman kelasnya sendiri anggap aja namanya “Yanto” akibat baku hantam.

Namun anehnya meskipun Yanto merupakan murid kelas 3 kelompok 3 setelah 1 minggu berlalu semua murid tidak kenal bahwa Yanto tuh siapa? Dari sini Matsunaga berspekulasi bahwa murid tambahanya itu adalah si Yanto.

Karena setelah Yanto meninggal kutukan dikelas mendadak hilang, Matsunaga pun menyimpulkan bahwa cara untuk menghentikan kutukan yakni;

“Mengembalikan orang mati pada kematian” atau gampangnya ya “Membunuh murid tambahan untuk menghentikan kutukan dikelas”.

Setelah mendengar ada cara untuk dapat menghentikan kutukan membuat mereka semua merasa agak sedikit tentang, akan tetapi meskipun begitu disini mereka tidak mengetahui bagaimana cara untuk mencari murid tambahan itu.

Kalau dikasusnya Matsunaga kan kebetulan dirinya tuh membunuh murid tambahan kan? Dan itu pun juga tidak sengaja, sedangkan untuk dapat menghentikan kutukan tuh harus mencari serta membunuh murid tambahan itu.

Padahal mereka ini gak tau murid tambahanya tuh siapa maka dari itu skenario terburuknya jikalau harus mencari siapa murid tambahan itu maka mereka semua atau murid dikelas 3 kelompok 3 harus saling membunuh satu sama lain untuk dapat menemukan murid tambahanya tuh siapa.

Mengetahui kenyataan pahit mereka pun memutuskan untuk tidak melakukan apa-apa terlebih dahulu.

Hari pun menjadi malam dikala makan, melihat hubungan Koichi dan Misaki yang semakin dekat membuat Izumi pun merasa cemburu, dengan cepat Izumi pun langsung menyalahkan Misaki karena gara-gara dirinya kutukan pada kelas 3 kelompok 3 terulang kembali.

Terjadi perdebatan sengit antara Misaki dengan Izumi, ketika mereka asik adu mulut secara tiba-tiba Wakui selaku murid kelas 3 kelompok 3 pun mendadak menjadi sakit, tambahan info;

Bahwa Wakui ini memiliki penyakit asma, meskipun dirinya telah membawa alat bantu untuk bernafas akan tetapi oksigen pada alat itu kosong sehingga mau gak mau Wakui harus segera dibawa ke rumah sakit mengingat sinyal didaerah pegunungan jelek untuk menghubungi pihak rumah sakit.

(dibawa pergi deh sama Chibiki-sensei)

Dikarenakan hari semakin malam dan kebetulan Koichi membawa foto penambakan Misaki Yomiyama 26 tahun yang lalu, karena penasaran Misaki pun mengajak Koichi untuk datang menuju ke kamarnya mengingat dikamarnya Misaki tuh cuman ada dia doang. *wayalah*.

Secara singkat Koichi nunjukin foto penampakan milik Misaki dan menggunakan matanya Misaki Mei langsung tahu Misaki Yomiyama tuh orangnya yang mana.

Koichi juga menunjukan foto milik ibunya beserta bibinya yang bernama Reiko dan Ritsuko, terlihat dengan jelas bahwa kedua orang ini memiliki wajah yang sangat mirip (toh aslinya mereka bedua ini adalah kakak dan adik).

Baca juga: Nonton Anime Seishun Buta Yarou (Movie) Bahasa Indonesia

Terlepas dari itu mengingat Misaki Mei bisa melihat warna kematian dari seseorang, Koichi pun bertanya;

“Apakah Misaki tahu siapa murid tambahan dikelasnya saat ini?”

“Tahu” jawab Misaki.

Alasan kenapa Misaki Mei tidak mau memberitahu ke semua orang bahwa dirinya tau siapa murid tambahan itu yakni dikarenakan dirinya tidak terima dan tidak ingin percaya bahwa kutukan pada kelas 3 kelompok 3 itu benar-benar ada, lah emangnya kenapa?

Jadi Misaki Mei tuh punya saudara bernama Fujioka Misaki (jadi Misaki Mei sama Fujioka Misaki itu saudara kembar ceritanya), tepat setelah Fujioka Misaki naik ke kelas 3 dirinya meninggal akibat mengidap penyakit Leukimia pada bulan april dihari yang sama ketika Koichi dirawat dirumah sakit.

Tak disangka bahwa kematian Fujioka Misaki juga ada hubunganya dengan kutukan pada kelas 3 kelompok 3, tidak dijelaskan apakah Fujioka Misaki masuk kelas 3 kelompok 3 atau dikarenakan Misaki Mei merupakan murid kelas 3 kelompok 3 tapi intinya Fujioka Misaki meninggal akibat terkena kutukan.

Kembali lagi ke pembahasan bahwa selama ini Misaki Mei itu tahu tentang siapa orang yang telah meninggal dan orang itu ternyata juga berada pada villa ini. Ketika ingin menjawab tentang siapa orangnya secara tiba-tiba Tesigawara pun datang sambil berteriak dikarenakan panik.

Ternyata karena menganggap teman dekatnya bernama Kazami sebagai murid tambahan dengan cepat Tesigawara langsung mendorong Kazami dari lantai 2, namun sayang ketika Tesigawara bertanya kepada Misaki dan Koichi tentang Kazami tuh siapa?

Mereka masih ingat dengan jelas bahwa Kazami merupakan ketua kelas pada kelas 3 kelompok 3 atau secara sederhana dapat disimpulkan bahwa Kazami bukanlah orang mati atau murid tambahan.

Dikarenakan panik mereka semua pun memutuskan untuk mengecek kondisi Kazami saat ini, siapa tau dirinya tuh masih hidup. Dikala perjalanan terdapat murid yang memiliki luka tusuk pada tubuhnya begitu juga dengan pemilik villa yang meninggal akibat ditusuk oleh seseorang yang tidak dikenal.

Suasana menjadi parah ketika temanya Izumi yang bernama Takako mendengarkan rekaman milik alumni mereka sambil mengumumkan melalui speaker pada villa bahwa;

“Untuk menghentikan kutukan, kembalikanlah orang mati pada kematian”

Disini timbul kesalah pahaman antara Takako dengan Misaki.

Misaki Mei kan punya saudara yang bernama Fujioka Misaki kan?

Secara singkat sewaktu masih SD, Takako dan Fujioka Misaki itu berada disekolah yang sama. Nah Fujioka Misaki sewaktu pake SD tuh gak pake penutup mata sedangkan Misaki Mei sejak dari kecil atau dari lahir dirinya tuh menggunakan penutup mata.

Dikarenakan Takako menganggap bahwa Fujioka Misaki itu adalah Mei Misaki atau orang yang sama, Takako pun berspekulasi bahwa Misaki Mei itu adalah orang meninggal, kenapa?

Mengingat katanya Misaki Mei itu matanya sakit sejak dari lahir, sedangkan Fujioka Misaki pas masih SD matanya tuh sehat-sehat aja (intinya salah paham lah).

Dikarenakan Takako menganggap bahwa Misaki Mei adalah murid tambahan dengan cepat Takako pun langsung menyiarkan ke speaker mengenai rekaman alumni kelas 3 kelompok 3 dulu sembari berkata bahwa;

“Misaki Mei adalah murid tambahan”

Setelah mendengar akan hal itu karena sudah stres dan mental juga gak beres, semua murid dikelas langsung mengejar Misaki untuk segera membunuhnya, terkecuali Koichi, Yuuya, Izumi, dan Tesigawara.

Tek-tek-tek-tek-tek ketika para murid mengejar Misaki Mei, ehh satu persatu murid yang mengejar ini malah pada meninggal dunia, dikala lari dan karena mendapati jalan buntu.

Takako pun berhasil menyudutkan Misaki dan juga Koichi, disini Yuuya dan Tesigawara juga sedang dikejar sama pemilik villa ya, gak tau masalahnya tuh karena apa).

Namun sayang ketika Takako ingin membunuh Misaki, justru malah Takako lah yang mati akibat tercekik oleh kabel listrik. Beberapa saat kemudian setelah Takako mati, Izumi pun sampai ditempat mereka berada.

Melihat Misaki yang membawa tongkat besi dan kebetulan Takako juga mati membuat Izumi mengira bahwa Misaki Mei lah yang telah membunuh Takako, tentu dong karena sahabat dekatnya dibunuh membuat Izumi seketika langsung menjadi emosi.

Karena emosi Izumi pun memutuskan akan membunuh si Misaki. Misaki Mei pun berfikir;

“Jika murid tambahan atau orang mati itu dibunuh, maka kutukan itu akan hilang kan?”

Mengingat dirinya mengetahui siapa orang mati itu dengan cepat Misaki pun lari secepat mungkin.

Terjadi keributan yang sangat mengerikan di villa yang dari awalnya pengen membunuh Misaki malah jadi insiden saling membunuh satu sama lain, begitu juga dengan Kazami yang juga ingin ngebunuh si Koichi.

(lah katanya Kazami tuh didorong sama Tesigawara?)

Iya, tapi dia gak meninggal. Alasan kenapa Kazami pengen ngebunuh Koichi yakni gara-gara dirinya membuat Sakuragi terbunuh akibat tertusuk oleh payung, bisa dibilang Kazami ini suka dengan Sakuragi.

Terjadi baku hantam antara Koichi dengan Kazami namun sayang dikarenakan memiliki tubuh yang lemah dan tidak mau melawan membuat Koichi pada akhirnya berhasil dipojokan.

Ketika Kazami ingin membunuh Koichi, secara tiba-tiba Izumi pun langsung memukul tepat pada kepala milik Kazami, Izumi tuh yakin bahwa Koichi bukanlah murid tambahan selaku orang yang telah mati, lah kenapa kok bisa yakin?

Ya apalagi kalau bukan dikarenakan pernah berpegangan tangan sekaligus Izumi juga meyimpan sedikit perasaan terhadap Koichi. *anjays*

Ketika Izumi pengen ngebunuh si Kazami secara tiba-tiba Chibiki-sensei pun datang dan dengan cepat Chibiki-sensei langsung menghentikan Izumi sekaligus merebut senjata tonkat yang dibawa olehnya.

(pergi deh Izumi)

Karena khawatir, Koichi pun segera mencari Misaki hingga pada akhirnya dirinya melihat Izumi dan Misaki yang saling baku hatam. Tentu karena tidak ingin membiarkan mereka baku hatam, Koichi pun berniat untuk melerai mereka.

Cemburu akibat Koichi memilih untuk melindungi Misaki disini Izumi pun memutuskan untuk ngebunuh mereka berdua aja, namun sayang ketika Izumi ingin ngebunuh mereka berdua.

Baca juga: Tempat Nonton Anime Subtitle Indonesia Gratis dan Berbayar

Petir pun menyambar rumah tepat pada bagian kaca sehingga membuat Izumi pun terpental ke meja akibat terkena serpihan kaca. Koichi yang melihat Izumi kesakitan langsung melepaskan kaca yang tertancap pada tubuhnya.

Namun sayang dikarenakan jantung milik Izumi juga terkena kaca membuat kondisi tubuhnya pun mendadak menjadi drop, dikala kesadaranya mulai memudar pada akhirnya Izumi pun ingat;

“Bahwa setengah tahun yang lalu dirinya bertemu dengan Koichi tepat pada pinggiran sungai”, ketika ditanya;

“Apakah koichi mengingat akan pertemuanya disungai?”

Koichi pun menjawab: “Tidak”, dan Izumi pun pada akhirnya meninggal dunia.

(padahal Izumi karakter favorit gw njirr)

Terlepas dari itu, dikarenakan tidak ingin melihat orang mati lagi, Misaki pun pergi untuk membunuh orang mati agar supaya kutukanya tuh bisa segera berhenti.

Disini Misaki menyuruh Koichi agar supaya tidak mengikuti dirinya, karena kalau ikut nanti Koichi akan menyesal. Mendengar akan hal itu justru malah membuat Koichi semakin penasaran dan dengan cepat dirinya pun menemukan Misaki yang berada dibelakang villa.

Ternyata “Orang mati” yang menyebabkan dimulainya kutukan pada kelas 3 kelompok 3 yakni adalah Mikami-sensei selaku bibi dari Koichi yang bernama Mikami, Reiko.

Dan selama ini ternyata kursi dan bangku yang kurang itu bukan pada kelas 3 kelompok 3, melainkan kursi yang kurang tuh berada pada ruang guru *anjays*.

Alasan kenapa Misaki, Mei yakin bahwa Mikami-sensei telah meninggal dikarenakan Misaki melihat Mikami-sensei yang dibunuh sama seseorang yang tidak dikenal didekat sungai tepat pada setengah tahun yang lalu.

Berdasarkan riset yang saya lakukan, orang yang paling dicurigai itu adalah kakaknya Izumi yang bernama “Kazuma, Akazawa”, tidak dijelaskan motivnya karena apa, tapi ya gitu lah.

Dan dari sini juga terjawab kenapa kakeknya Koichi sewaktu di altar pernah berkata bahwa;

“Ritsuko dan Reiko yang malang”

Alasan itu yakni karena kakeknya tuh tahu bahwa Reiko atau Mikami-sensei itu telah meninggal tepat setengah tahun yang lalu.

(lah kenapa kakeknya bisa tau atau ingat?)

Alasanya yakni kakeknya Koichi tuh menderita demesia atau pikun sehingga membuat kutukan hilang ingatan itu tidak terlalu berlaku pada kakenya Koichi (50:50 antara ingat sama lupa).

Hal ini juga menjawab kenapa burung beo milik kakeknya diberi nama “Rei” sama seperti nama anaknya yakni “Mikami, Reiko” alasan itu yakni si kakek ingin selalu mengenang anaknya yang telah meninggal dunia.

(Lah kenapa kok yang kurang bangkunya ruang guru tapi yang terkena efek malah kelas 3 kelompok 3?)

Yang pertama kelas 3 kelompok 3 memang terdapat sebuah kutukan, dan yang kedua yakni dikarenakan Mikami-sensei merupakan alumni kelas 3 kelompok 3 dulu, dan yang terakhir Mikami-sensei merupakan wakil wali kelas dari kelas 3 kelompok 3 selaku anggota keluarga dari Koichi.

Karena sudah mengetahui orang yang mati tuh siapa, disini Koichi memohon kepada Misaki agar supaya Koichi saja yang mengakhiri hidup dari Mikami-sensei selaku bibinya sendiri.

“Selamat tinggal Mikami-sensei, selamat tinggal Reiko-san, selamat tinggal Okaa-san atau ibu”.

(dan dibunuh lah Mikami-sensei ini)

Tambahan infomasi, kenapa Koichi berkata “Selamat tinggal Okka-san atau selamat tinggal Ibuku” yakni dikarenakan wajah dari Mikami, Reiko ini sangat mirip dengan ibunya Koichi yang bernama Ritsuko (Reiko sama Ritsuko ini adalah kakak adik).

Keesokan harinya setelah Mikami-sensei terbunuh, seluruh ingatan tentang Mikami-sensei pun perlahan-lahan mulai hilang dari murid kelas 3 kelompok 3 dan yang mengingat Mikami-sensei hanyalah Chibiki-sensei, Koichi dan juga Misaki.

Namun berkat mengembalikan orang mati menuju ke kematian membuat kutukan pada kelas 3 kelompok 3 pun menjadi hilang, meski Izumi juga ikut meninggal sih.

Sangat plot twist sekali sih anime ini, udah muter otak nyari cara biar kelas 3 kelompok 3 bisa terbebas dari kutukan, bahkan sampai bunuh-bunuhan, ehh ternyata sumber masalahnya tuh ada diruang guru bukan ruang kelas.

Untuk memperjelas aja bahwa Misaki Mei, Fujioka Misaki, Yomiyama Misaki itu merupakan orang yang berbeda ya (meskipun nama mereka semua adalah Misaki).

Kalau direkap lebih singkat sih anime ini menjadi;

Terjadinya kutukan di SMP Yomiyama akibat kedatangan Koichi sebagai siswa pindahan, para murid dikelas mencari solusi dengan cara menganggap salah satu murid murid tidak ada lah, ini lah, itu lah, hingga sampai mendapatkan petunjuk dari alumni kelas 3 kelompok 3 yakni;

“Kembalikan orang mati menuju ke kematian”

Ketika sudah mendapatkan petunjuk, muncul insiden saling bunuh membunuh dalam rangka untuk mengembalikan orang mati menuju ke kematian, setelah saling membunuh, eeh ternyata murid tambahan atau selaku orang yang telah meninggal itu adalah seorang guru.

Setelah “orang meninggal” telah dikembalikan menuju ke kematian membuat kutukan pada kelas 3 kelompok 3 pun menjadi ilang, selesai.

Ibaratnya tuh kek lu nyuci celana karena bau, tapi yang bau tuh sebenarnya adalah baju lu, jadi mau celananya dicuci sampai luntur juga gak bakal wangy-wangy kek keqing njir.

Terlepas dari itu, agar murid kelas 3 kelompok 3 dimasa depan dapat menghentikan kutukan jika terjadi kembali, disini Misaki, Tesigawara, Yuuya dan Koichi memutuskan untuk memberikan petunjuk dengan cara membuat rekaman untuk diberikan pada murid kelas 3 kelompok 3 dimasa depan.

Karena bisa aja, dimasa depan nanti kutukan ini akan terulang kembali~

Oke mungkin itu saja pembahasan mengenai Nonton Anime Another part 2 Bahasa Indonesia, sampai bertemu dikesempatan selanjutnya, stay kerad and keep kalem, akhir kata sampai jumpa.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Tukar Pulsa Jadi Uang

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel